Timex kembali memainkan kartu nostalgia, tetapi kali ini lewat jam tangan kolaborasi yang ukurannya justru ikut menentukan daya tariknya. END. x Timex 1981 Reissue Inspired hadir dengan casing 35 mm dan dial ice blue yang langsung mencuri perhatian.
Model ini membawa nuansa vintage olahraga yang merujuk ke desain tenis era 1980-an. Di saat banyak jam tangan masih mengandalkan proporsi yang lebih besar, Timex memilih format kompak yang terasa selaras dengan tren ukuran kecil yang sedang naik lagi.
Desain Kecil, Detailnya Tidak Sederhana
Timex menggunakan casing stainless steel berdiameter 35 mm dengan ketebalan 8,5 mm. Permukaan casing memadukan finishing brushed dan polished, sementara bezel octagonal lembut memberi karakter yang berbeda tanpa terlihat terlalu ramai.
Bagian dial juga dibuat menonjol lewat finishing sunray berwarna ice blue. Di latar belakangnya ada etsa globe yang halus, sedangkan informasi waktu disampaikan lewat applied markers, jarum standar, dan jendela tanggal di posisi pukul 3.
| Spesifikasi Utama | Detail |
|---|---|
| Diameter casing | 35 mm |
| Ketebalan casing | 8,5 mm |
| Material casing | Stainless steel |
| Dial | Sunray ice blue dengan etsa globe |
| Jarak lug bracelet | 16 mm |
| Ketahanan air | 50 meter |
Pendekatan itu membuat tampilannya tetap bersih dan mudah dibaca. Di saat yang sama, detail globe etching memberi identitas yang membedakannya dari banyak reissue retro lain.
Kolaborasi yang Punya Identitas Khusus
Karena lahir sebagai model kolaborasi, jam ini juga membawa sentuhan khas di bagian belakang. Timex menambahkan ukiran logo END. dan motif harimau, yang mempertegas bahwa produk ini bukan sekadar varian warna baru.
Bracelet stainless steel 16 mm melengkapi paket desain tersebut. Pengunci fold-over clasp menjaga kesan rapi dan klasik, sekaligus membuat jam ini tetap konsisten dengan bahasa desain awal 1980-an.
Timex tidak mencoba membuat jam ini terlihat agresif atau serba futuristis. Fokusnya justru ada pada proporsi kecil, finishing yang presisi, dan karakter visual yang langsung terasa saat dilihat pertama kali.
Mesin Quartz dan Spesifikasi Praktis
Di bagian mesin, Timex memakai movement quartz analog standar dengan sumber daya baterai SR920SW. Pilihan ini menegaskan bahwa model ini lebih mengutamakan kepraktisan dan akurasi harian ketimbang pendekatan mekanikal.
Dial dilindungi mineral crystal, yang memberi perlindungan dasar terhadap gores dan visibilitas yang jernih. Untuk penggunaan harian, rating tahan air 50 meter masih cukup aman untuk hujan atau renang ringan, tetapi bukan untuk snorkeling atau menyelam.
Dengan kombinasi tersebut, END. x Timex 1981 Reissue Inspired lebih dekat ke jam gaya hidup daripada jam olahraga berat. Nilai utamanya ada pada desain, kemudahan dipakai, dan karakter retro yang terasa cukup kuat tanpa kehilangan fungsi dasar.
Harga dan Ketersediaan
END. x Timex 1981 Reissue Inspired 35mm Stainless Steel Bracelet Watch saat ini tersedia melalui situs Timex US. Harga resminya berada di $199.
Posisi itu membuatnya tetap berada di area yang relatif terjangkau untuk sebuah jam kolaborasi dengan detail desain khusus. Formula yang ditawarkan juga sederhana dan mudah dipahami: ukuran kecil, dial yang standout, dan branding kolaboratif yang jelas.
Peluncuran ini menambah daftar produk retro Timex yang kembali menonjol belakangan ini. Sebelumnya, merek tersebut juga merilis Marlin GMT bergaya retro dengan casing titanium dan movement otomatis.
Melalui 1981 Reissue Inspired, Timex tampak merespons minat pasar pada jam tangan ringkas tanpa meninggalkan kesan klasik. Pada model ini, dial ice blue menjadi pusat perhatian, sementara casing 35 mm membuat tampilannya terasa mudah dipakai sehari-hari.
Source: www.gizmochina.com






