This Is EQUAL akhirnya resmi debut di industri musik Indonesia lewat EP perdana berjudul Kirei. Yang membuat langkah awal ini menarik bukan cuma musiknya, tetapi juga cerita panjang di balik pertemuan kembali para personelnya.
Band pop yang bernaung di bawah Didi Music Records ini datang dengan identitas yang terasa personal. Kirei sudah tersedia di berbagai platform musik digital dan menjadi pintu pembuka untuk mengenalkan karakter musik mereka ke pendengar yang lebih luas.
Berangkat dari persahabatan yang bertahan lama
Awal terbentuknya This Is EQUAL berakar dari masa SMA, ketika Pap G dan Dinot mulai merintis band bersama Guntur. Dari ruang kreatif sederhana itu, hubungan mereka berkembang menjadi proyek musik yang sempat berhenti karena kesibukan masing-masing di dunia profesional.
Meski jeda itu terjadi, benih kerja sama tidak hilang begitu saja. Persahabatan yang sudah terbangun sejak sekolah justru menjadi alasan utama mereka kembali berkumpul dan membangun proyek ini dengan formasi yang lebih matang.
Chemistry lama yang kembali hidup
Pap G sempat tetap aktif di panggung bersama Guntur dan Giri sebelum akhirnya kembali bertemu dengan Dinot untuk menggarap proyek musik yang lebih serius. Kebiasaan mereka membuat konten cover lagu bersama berbagai talenta ikut membantu menghidupkan lagi chemistry lama itu.
Formasi kini diisi oleh Pap G, Dinot, Guntur, Giri, dan Irwan atau Babeh di posisi bass. Susunan ini membuat This Is EQUAL tampil lebih solid dan membawa energi reuni yang terasa nyata dalam debut mereka.
Kirei, EP dengan emosi yang dekat dengan banyak orang
Lewat Kirei, This Is EQUAL menyusun lima lagu yang berangkat dari emosi sehari-hari seperti bahagia, rindu, dan dinamika percintaan anak muda. Semua lagu disatukan oleh pendekatan pop yang jujur dan mudah dinikmati.
Lagu “Kangen Lagi” dipilih sebagai focus track dalam rilisan ini. Nomor tersebut digambarkan memiliki melodi yang catchy dan diarahkan untuk mudah melekat di telinga pendengar, terutama mereka yang akrab dengan rasa rindu.
Selain itu, EP ini juga berisi “TTDJ”, “Hope”, “Kikujapu”, dan “Ingin Kamu”. Keempat lagu tersebut melengkapi nuansa romantis yang konsisten, tetapi tetap memberi warna emosi yang berbeda di tiap judul.
Langkah baru bersama label rekaman
Kehadiran This Is EQUAL bersama Didi Music Records menandai babak baru sebagai artis eksklusif. Kolaborasi ini memperkuat jalur mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas lewat distribusi digital.
Modal pengalaman panggung juga menjadi nilai tambah penting. Aktivitas off-air para personel selama ini memberi bekal performa yang cukup kuat saat mereka memasuki fase debut resmi.
Dalam keterangan resminya, band ini berharap karya-karyanya bisa menemukan tempat di hati pecinta musik Indonesia dan terus dinanti. Dengan Kirei yang sudah bisa didengar di platform musik digital, This Is EQUAL kini memulai perjalanan barunya sebagai band pop yang mengandalkan kedekatan emosi dan persahabatan lama yang kembali menyala.
Source: www.suara.com






