Kepergian komedian Temon Templar datang begitu cepat setelah ia sempat bercengkerama dan bercanda dengan keluarga. Dalam hitungan jam, suasana hangat itu berubah menjadi kepanikan ketika ia mengeluh nyeri hebat di dada kiri.
Temon, yang memiliki nama asli Simson Rarameha Ngadang, meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dalam usia 59 tahun. Keluarga menduga penyebab wafatnya berkaitan dengan penyakit jantung.
Masih Terlihat Bugar Sebelum Kondisinya Turun
Jonathan, adik Temon, mengatakan kakaknya tidak menunjukkan firasat apa pun sebelum jatuh sakit. Ia bahkan masih terlihat bugar dan sempat tertawa bersama keluarga pada sore hari.
Perubahan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat Temon tiba-tiba menangis sambil memegangi dada kirinya. “Aduh, dada aku sakit sekali,” ucap Temon, seperti dikisahkan Jonathan di rumah duka GPIB Effatha Melawai, Jakarta Selatan.
Keluarga kemudian bergerak cepat setelah Temon meminta dibawa ke rumah sakit. Istrinya membawa sang komedian ke RSUD Mampang Prapatan, namun tak lama setelah tiba, tim medis menyatakan Temon telah berpulang.
Sakit yang Lama Disimpan
Di balik sosoknya yang dikenal menghibur, Temon ternyata memiliki riwayat kesehatan yang tidak ringan. Jonathan menyebut kakaknya mengidap hipertensi dan diabetes, serta pernah mengalami stroke ringan.
Stroke ringan itu membuat tangan kanan Temon kaku hingga ia tak lagi mampu memetik senar gitar kesayangannya. Meski begitu, ia disebut tidak banyak mengeluh dan memilih memendam sakitnya sendiri.
| Riwayat Kesehatan | Dampak |
|---|---|
| Hipertensi | Disebut diderita Temon |
| Diabetes | Disebut diderita Temon |
| Stroke ringan | Tangan kanan kaku dan tidak lagi bisa memetik gitar |
Jonathan menggambarkan kakaknya sebagai pribadi yang tidak ingin menyusahkan keluarga. “Dia pendam sendiri penderitanya, enggak mau menyusahkan saudara-saudaranya,” ujarnya.
Warisan Tawa dari Layar Kaca
Nama Temon melekat luas di hati penonton Indonesia lewat sitkom legendaris Abdel Vs Temon: Bukan Superstar yang tayang pada 2008. Chemistry-nya bersama Abdel Achrian membuat duet ini dikenal sebagai salah satu ikon komedi televisi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selama bertahun-tahun, kehadiran Temon di layar kaca memberi warna bagi dunia hiburan Tanah Air. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang tumbuh bersama tawa yang ia ciptakan.
