Teddy dan Kepala BNN Bahas Vape, Jalur Baru Penyalahgunaan Zat yang Diwaspadai

Seskab Teddy Indra Wijaya menyoroti satu ancaman yang kian mengemuka dalam pemberantasan narkotika, yakni penyalahgunaan vape sebagai medium untuk memakai zat berbahaya. Isu itu menguat dalam pertemuannya dengan Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, termasuk pola peredaran gelap yang dinilai semakin canggih di kota-kota besar. Koordinasi antarlembaga disebut menjadi kunci agar respons pemerintah bisa lebih cepat dan terukur.

Vape dinilai membuka celah baru

Dalam diskusi itu, Teddy menekankan bahwa rokok elektronik tidak hanya dipandang sebagai produk konsumsi biasa. Menurut dia, perangkat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan zat berbahaya, sehingga pengawasannya perlu diperketat.

Pandangan itu menunjukkan bahwa ancaman narkotika berkembang mengikuti kebiasaan dan teknologi yang dipakai masyarakat. Karena itu, pencegahan tidak bisa hanya bertumpu pada pola lama, melainkan harus menyesuaikan cara penyalahgunaan yang terus berubah.

Teddy juga menyoroti pentingnya edukasi publik, terutama bagi generasi muda. Kelompok usia ini dinilai rentan menjadi sasaran berbagai bentuk penyalahgunaan zat berbahaya.

BNN paparkan capaian pemberantasan

Di sisi lain, Komjen Pol Suyudi Ario Seto memaparkan capaian BNN dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika. Salah satu poin yang disampaikan adalah keberhasilan mengungkap jaringan peredaran gelap serta menyita berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat.

Langkah itu menunjukkan bahwa penegakan hukum tetap berjalan seiring dengan upaya pencegahan. BNN tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga berupaya memutus rantai distribusi barang berbahaya sejak awal.

Pertemuan ini juga menegaskan arah kerja pemerintah yang menempatkan sinergi antarlembaga sebagai bagian penting dari perlindungan publik. Fokusnya bukan hanya pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan agar penyalahgunaan narkotika tidak semakin meluas.

Perlindungan generasi muda jadi fokus

Dalam konteks yang lebih luas, pemerintah ingin memastikan masyarakat memahami bahwa ancaman bisa datang dari bentuk yang tampak sehari-hari, termasuk vape yang disalahgunakan. Karena itu, literasi publik dipandang penting agar masyarakat lebih waspada terhadap modus yang terus berubah.

Teddy menyampaikan bahwa tujuan akhirnya adalah mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Upaya tersebut, menurut dia, hanya bisa dicapai jika pencegahan, penindakan, dan edukasi berjalan dalam satu arah yang konsisten.

Source: www.viva.co.id

Terkait