TECNO Camon Slim langsung menonjol di pasar smartphone karena membawa identitas yang tidak biasa untuk seri Camon. Perangkat ini datang dengan bodi setipis 6,39 mm, layar melengkung di sisi kiri dan kanan, serta panel interaktif di belakang yang dirancang sebagai pembeda utama.
Di tengah desain ponsel yang makin seragam, TECNO mencoba memberi nilai jual yang terasa langsung oleh pengguna. Bukan hanya tampil ramping, ponsel ini juga diposisikan sebagai perangkat yang tetap membawa baterai besar dan fitur visual yang lebih ekspresif di bagian punggung.
Bodi tipis, baterai tetap besar
Salah satu kombinasi paling menarik dari Camon Slim ada pada bodi dan daya tahannya. Dengan ketebalan hanya 6,39 mm, TECNO tetap menyematkan baterai 5600 mAh atau 6000 mAh, tergantung negara pemasarannya.
Pengisian dayanya memakai USB Type-C dengan daya masuk maksimum 60 W. TECNO juga mengklaim kesehatan baterai masih di atas 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian daya.
Layar interaktif di bagian belakang
Bagian belakang ponsel ini tidak dibuat polos. TECNO menempatkan modul berbentuk kapsul horizontal yang menjadi rumah untuk mood lighting system, layar interaktif yang disusun dari 354 LED mini.
Sistem tersebut mampu menampilkan 55 animasi dan bekerja untuk berbagai kondisi, mulai dari notifikasi pesan, panggilan masuk, proses pengisian daya, hingga saat bermain game. Fungsinya membuat punggung perangkat terasa lebih hidup dibandingkan panel belakang ponsel pada umumnya.
Mood lighting system juga bisa menampilkan ekspresi seperti mata, mulut, dan bentuk visual lain. TECNO tampaknya ingin menjadikan elemen kecil di belakang perangkat ini sebagai ruang personalisasi sekaligus identitas desain.
Performa mid-range dengan Helio G200 Ultimate
Untuk urusan performa, TECNO memilih MediaTek Helio G200 Ultimate. Chipset 4G ini dibuat dengan fabrikasi 6 nm dan memiliki dua Cortex-A76 berkecepatan 2,2 GHz serta enam Cortex-A55 berkecepatan 2,0 GHz.
Konfigurasinya dipadukan dengan RAM 8 GB yang masih bisa diperluas secara virtual 16 GB hingga total 24 GB. Penyimpanannya hadir dalam dua pilihan, yaitu 128 GB dan 256 GB, tanpa slot kartu microSD.
Kamera Sony dan layar AMOLED 144 Hz
TECNO hanya memasang dua kamera di bagian belakang. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan sensor Sony LYTIA 600 berukuran 1/1.95 inci, ditemani sensor flicker di modul yang sama.
Di bagian depan, tersedia kamera 32MP dengan sudut pandang 92,4 derajat yang ditempatkan di punch hole. Hasil foto dan video ditampilkan pada layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1224 x 2720 piksel atau 1,5K dan refresh rate 144 Hz.
Tahan debu, air, dan tekanan tinggi
Camon Slim juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, perangkat ini tahan debu, aman direndam di air selama 30 menit, dan sanggup menghadapi semprotan air bertekanan hingga 100 bar pada suhu 80 derajat Celsius.
Fitur lainnya mencakup speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, pemancar inframerah, NFC, serta HiOS 16 berbasis Android 16. TECNO menyiapkan pilihan warna new Mondrian, prism black, jungle green, Van Gogh blue, dan burgundy red.
Harga resmi belum diumumkan karena TECNO baru akan membukanya saat ponsel ini dipasarkan ke negara tujuan. Namun, kombinasi bodi tipis, baterai besar, layar interaktif, dan ketahanan fisik membuat Camon Slim menjadi salah satu model TECNO yang paling mudah mencuri perhatian di kelasnya.
