Tablet Rp2 Jutaan Yang Serius Untuk Gambar Dan Kuliah, Lima Opsi Paling Masuk Akal

Tablet Rp2 jutaan kini tidak lagi identik dengan perangkat sekadar cukup untuk menonton video atau membaca dokumen. Di kelas harga ini, beberapa model sudah membawa layar lega, RAM besar, dan dukungan stylus yang membuatnya lebih serius dipakai untuk menggambar dan kuliah.

Poin yang paling menarik justru ada pada paket pembeliannya. Sebagian tablet sudah langsung menyertakan stylus dan keyboard, sementara yang lain menawarkan layar tajam dan baterai besar, tetapi aksesori penunjang masih harus dibeli terpisah.

Paket lengkap untuk pengguna yang ingin langsung produktif

Advan Tab Sketsa 3 menjadi salah satu opsi paling praktis karena stylus pen dan keyboard case sudah ada dalam kotak pembelian. Harga yang berada di kisaran Rp2,5 jutaan membuatnya menonjol bagi mahasiswa atau ilustrator pemula yang ingin langsung bekerja tanpa tambahan biaya aksesori.

Tablet ini memakai Unisoc Tiger T606 Octa Core 1,6 GHz, RAM 6 GB, dan penyimpanan 128 GB. Kombinasi tersebut cukup menarik untuk menggambar digital, menyimpan file tugas, dan menjalankan pekerjaan ringan secara bersamaan.

iTel Vista Tab 30 GT juga masuk radar di kisaran Rp2,1 jutaan. Perangkat ini membawa layar 11 inci resolusi 2K dengan refresh rate 90 Hz, sehingga tampilan terasa lebih halus saat dipakai membaca, mencatat, atau menggambar.

Dari sisi performa, iTel Vista Tab 30 GT mengandalkan Helio G99, RAM 6 GB yang bisa diperluas hingga total 12 GB, dan penyimpanan 128 GB. Stylus yang responsif serta baterai 7.000 mAh membuatnya relevan untuk dipakai seharian.

Layar besar jadi nilai jual utama

Infinix Xpad 20 Pro 4G berada di kelas yang sedikit lebih tinggi, mulai Rp2,9 jutaan. Keunggulannya ada pada paket penjualan yang sudah menyertakan stylus pen dan keyboard, sehingga perangkat ini terasa siap dipakai sejak awal.

Layarnya berukuran 12 inci IPS LCD dengan resolusi 2K dan refresh rate 90 Hz. Ruang kerja yang lega seperti ini memudahkan editing foto, membaca materi panjang, atau menggambar digital dengan tampilan yang lebih lapang.

Infinix membekali tablet ini dengan MediaTek Helio G100 Ultimate berbasis fabrikasi 6 nm, RAM 8 GB, dan penyimpanan 128 GB. Baterai 8.000 mAh serta dukungan 4G menjadi nilai tambah untuk pengguna yang sering berpindah lokasi.

Opsi dengan SIM card dan stylus terpisah

Redmi Pad 2 4G menyasar pengguna yang ingin tablet berlayar besar sekaligus mendukung konektivitas seluler. Stylus untuk model ini dijual terpisah seharga Rp699.000, jadi pembeli perlu menyiapkan biaya tambahan jika ingin langsung dipakai untuk menulis atau menggambar.

Tablet ini memiliki layar 11 inci resolusi 2,5K atau 1.600 x 2.560 piksel, refresh rate 90 Hz, dan tingkat kecerahan hingga 600 nit. Spesifikasi itu membuatnya tetap nyaman digunakan untuk membaca, mencatat, dan belajar dalam berbagai kondisi.

Di bagian dapur pacu, Redmi Pad 2 4G memakai Helio G100 Ultra dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB. Baterai 9.000 mAh dengan pengisian cepat 18W memberi daya tahan panjang, sementara empat speaker dengan Dolby Atmos menambah daya tarik hiburan.

Pilihan lebih hemat untuk kebutuhan kuliah

Redmi Pad 2 WiFi menjadi alternatif lebih murah bagi yang belum memerlukan SIM card. Walau lebih hemat, tablet ini tetap menawarkan layar 2,5K dengan refresh rate 90 Hz yang masih relevan untuk belajar dan menggambar ringan.

Konfigurasinya terdiri dari Helio G100 Ultra, RAM 4 GB, dan penyimpanan 128 GB yang masih bisa diperluas lewat microSD hingga 2 TB. Redmi Smart Pen kompatibel dengan perangkat ini, tetapi tetap dijual terpisah sehingga pembeli bisa menyesuaikan kebutuhan aksesori.

Di tengah makin banyaknya tablet stylus murah, pilihan akhirnya kembali ke prioritas pengguna. Advan Tab Sketsa 3 dan Infinix Xpad 20 Pro 4G unggul bagi yang mengejar paket lengkap, sementara Redmi Pad 2 4G dan Redmi Pad 2 WiFi lebih cocok untuk pembeli yang memprioritaskan layar tajam, baterai besar, dan fleksibilitas dalam membeli stylus.

Terkait