Lenovo mencoba mendorong batas tablet premium lewat IdeaTab Pro Gen 2 yang dibekali Snapdragon 8s Gen 4 dan Android 16. Targetnya jelas: bukan hanya menjadi perangkat hiburan, tetapi juga alat kerja dan belajar yang terasa makin dekat dengan laptop.
Pertanyaannya kini bukan lagi soal apakah tablet ini kencang, melainkan apakah kombinasi hardware, aksesori, dan fitur produktivitasnya benar-benar cukup untuk menggantikan peran laptop dalam aktivitas harian.
Performa dibuat untuk kerja multitasking
IdeaTab Pro Gen 2 mengandalkan Snapdragon 8s Gen 4 untuk menangani multitasking, membuka banyak aplikasi sekaligus, dan mengerjakan dokumen berukuran besar. Lenovo memasangkan chipset itu dengan Android 16 untuk mendukung pengalaman yang lebih mulus di perangkat premium ini.
Di sisi produktivitas, Lenovo menyertakan WPS Office dengan antarmuka bergaya desktop. Aplikasi tersebut mendukung format Microsoft Office dan bisa dipakai saat perangkat terhubung ke internet maupun secara offline.
Aksesori yang membuatnya terasa seperti laptop
Lenovo tidak hanya mengandalkan tablet sebagai perangkat utama. Paket penjualan juga mencakup Lenovo Tab Pen Plus dan keyboard 2-in-1 untuk mengetik, mencatat, dan menjalankan presentasi dengan lebih nyaman.
Keberadaan aksesori itu penting karena banyak pengguna tablet premium kini mencari pengalaman yang tidak berhenti di layar sentuh. Dengan kombinasi tersebut, IdeaTab Pro Gen 2 memang diarahkan agar lebih siap dipakai untuk kerja dan belajar tanpa harus langsung bergantung pada laptop.
Layar besar untuk kerja dan hiburan
Tablet ini membawa layar PureSight Pro 13 inci dengan resolusi 3,5K dan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini membuat tampilan konten lebih tajam dan navigasi terasa lebih halus saat berpindah antar aplikasi atau menggulir dokumen panjang.
Lenovo juga menambahkan teknologi low blue light dan flicker-free agar penggunaan dalam durasi panjang tetap lebih nyaman. Fitur layar seperti ini mendukung kebutuhan pengguna yang sering bekerja sambil sesekali menikmati hiburan di perangkat yang sama.
Fitur AI mulai masuk ke rutinitas harian
Lenovo ikut menyematkan fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Smarter Reader dan AI Notes. Kehadiran fitur ini menandakan tablet premium mulai diarahkan bukan hanya sebagai perangkat konsumsi konten, tetapi juga alat bantu kerja yang lebih cerdas.
Bagi pengguna yang sering membaca dokumen panjang atau mencatat saat rapat dan kuliah, fitur AI seperti ini berpotensi membantu pengelolaan informasi. Lenovo belum merinci secara lengkap kemampuan masing-masing fitur tersebut.
Audio dan baterai jadi penopang mobilitas
Untuk kebutuhan multimedia, Lenovo membekali tablet ini dengan speaker JBL yang mendukung Dolby Atmos. Sistem audio itu ditujukan untuk memberi pengalaman yang lebih imersif saat menonton film, rapat video, atau mendengarkan musik.
Daya tahannya disokong baterai 10.200 mAh yang diklaim mampu menemani aktivitas seharian. Bagi pekerja mobile, kapasitas sebesar ini menjadi salah satu faktor penting karena tidak selalu mudah mencari sumber listrik saat berpindah tempat.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
IdeaTab Pro Gen 2 mulai tersedia di Indonesia pada 25 Juni 2026 dengan harga mulai Rp8.899.000. Pada masa peluncuran, pembeli juga berkesempatan memperoleh tas selempang 14 inci melalui mekanisme klaim yang telah ditentukan.
Dengan kombinasi performa tinggi, layar besar, aksesori produktivitas, dan fitur AI, Lenovo menempatkan tablet ini di segmen premium yang makin menipiskan batas antara tablet dan laptop.
