
Suzuki Landy hadir dengan perubahan paling besar di sektor mesin, dan itu langsung mengubah arah mobil ini secara total. MPV yang kerap disebut saudara kandung Toyota Noah dan Voxy tersebut kini meninggalkan mesin bensin murni dan beralih sepenuhnya ke teknologi hybrid.
Pembaruan ini membuat Landy tidak hanya terasa lebih modern, tetapi juga lebih relevan dengan tren elektrifikasi di kelas MPV keluarga. Suzuki tetap menjaga karakter praktisnya, sambil memberi sentuhan baru pada tampilan, kabin, dan efisiensi penggerak.
Wajah luar tetap bersih, tapi lebih sporty
Dari sisi desain, Landy masih mempertahankan tampilan yang modern dan rapi. Bagian depan memakai bumper elegan dan grille besar yang langsung mendominasi fasia.
Suzuki memberi identitas merek lewat emblem dan aksen berwarna bodi di atas grille. Untuk pilihan warna, tersedia Platinum White Pearl Mica, Metal Stream Metallic, dan Neutral Black.
Penyegaran eksterior juga datang lewat bodykit yang lebih sporty. Hasilnya, Landy terlihat sedikit lebih agresif tanpa meninggalkan karakter MPV keluarga yang selama ini melekat.
Kabin dibuat lebih fungsional untuk penumpang
Perubahan yang paling terasa di dalam kabin ada pada kepraktisan. Suzuki menambahkan konfigurasi delapan penumpang, yang melengkapi opsi tujuh kursi yang sebelumnya sudah tersedia.
Material soft pad kini hadir di dashboard untuk memberi kesan lebih baik di ruang kabin. Panel instrumen juga memakai layar 7 inci yang lebih besar dari model sebelumnya.
Di sisi lain, infotainment tidak lagi masuk sebagai perlengkapan standar. Langkah ini menunjukkan fokus pembaruan lebih diarahkan pada kenyamanan dasar, penyegaran tampilan, dan antarmuka pengemudi.
Mesin bensin 2.0 liter diganti full hybrid
Perubahan terbesar Landy terbaru ada pada jantung pacu. Mesin bensin 2.0 liter resmi dihentikan, mengikuti langkah pembaruan yang juga dilakukan Toyota pada Noah beberapa bulan lalu.
Sebagai pengganti, Landy kini mengandalkan mesin hybrid 1,8 liter naturally aspirated. Sistem ini dipadukan dengan satu atau dua motor listrik, tergantung varian yang dipilih.
Dengan komposisi itu, Landy resmi masuk ke jajaran MPV elektrifikasi sepenuhnya. Mobil ini tidak lagi mengandalkan mesin bensin konvensional seperti sebelumnya.
Ada mode baru untuk varian AWD
Suzuki juga memberi perhatian pada varian penggerak semua roda atau E-Four. Untuk versi ini, hadir mode berkendara baru bernama Snow Extra.
Mode tersebut dirancang untuk menghadapi kondisi musim dingin di Jepang. Tambahan ini memperlihatkan bahwa Landy tidak hanya menonjolkan efisiensi, tetapi juga tetap memperhitungkan kebutuhan traksi di situasi jalan yang menuntut.
Penyegaran ini membuat Landy tampil sebagai MPV keluarga yang lebih segar di eksterior, lebih praktis di kabin, dan lebih modern di sektor teknis. Di tengah pasar MPV kembar yang sudah lama dikenal lewat basis Noah dan Voxy, Suzuki tampak ingin menjaga posisi Landy tetap kompetitif lewat kombinasi desain baru dan sistem hybrid penuh.
Source: voi.id




