Surface Pro OLED dan Surface Laptop Snapdragon X2, Harga Globalnya Bikin Peluangnya Terasa Dekat

Microsoft merombak lini Surface dengan arah yang semakin jelas ke era Copilot+ PC. Perubahan paling menonjol ada pada perpindahan ke Snapdragon X2, sekaligus hadirnya Surface Pro 13 inci dengan opsi OLED untuk pertama kalinya.

Langkah ini membuat Surface terasa lebih siap untuk penggunaan mobile yang menuntut efisiensi daya, performa grafis, dan pemrosesan AI lokal. Microsoft juga memosisikan perangkat barunya sebagai perangkat kerja yang lebih mandiri tanpa terlalu bergantung pada cloud.

Surface Pro 13 inci mendapat OLED dan dorongan grafis lebih besar

Surface Pro tetap mempertahankan format 2-in-1 yang fleksibel, tetapi layar OLED menjadi pembaruan yang paling mencuri perhatian. Panel ini menawarkan kontras lebih tinggi, warna lebih akurat, dan hitam yang lebih pekat.

Microsoft menempatkan layar itu sebagai nilai tambah untuk kebutuhan visual yang lebih serius, termasuk bagi desainer grafis yang bekerja di luar ruangan. Di sisi performa, Snapdragon X2 disebut membuat kemampuan grafis naik hingga 53% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Peningkatan itu didukung aksesori baru berupa Flex Keyboard nirkabel dalam warna Dune. Aksesori tersebut tetap bisa digunakan dengan optimal meski dilepas dari layar utama.

Untuk rapat virtual, Surface Pro dibekali kamera Quad HD 1440p. Kamera ini dirancang agar framing terlihat lebih alami saat pengguna berada di panggilan video.

Surface Laptop 13,8 inci dan 15 inci fokus pada baterai dan layar

Bagi yang lebih memilih bentuk laptop klasik, Microsoft menyiapkan Surface Laptop baru dalam ukuran 13,8 inci dan 15 inci. Fokus pembaruannya ada pada daya tahan baterai, tampilan yang lebih imersif, dan pengalaman mengetik yang lebih responsif.

Model 13,8 inci diklaim mampu memutar video lokal hingga 20 jam nonstop. Sementara itu, varian 15 inci disebut tahan hingga 19 jam.

Layar keduanya juga dibuat lebih menarik lewat bezel yang jauh lebih tipis. Pada model 15 inci, kerapatan piksel naik dari 201 PPI menjadi 262 PPI untuk ketajaman visual yang lebih tinggi.

Microsoft juga menambahkan kamera yang dinobatkan sebagai kamera laptop peringkat No. 1 oleh DXOMARK. Ada pula touchpad dengan motor haptic feedback yang memberi umpan balik taktil saat kursor digerakkan atau saat scrubbing video.

AI lokal, keamanan Pluton, dan fitur Copilot+ PC

Kekuatan utama perangkat ini tidak hanya datang dari Snapdragon X2. Microsoft menaruh NPU terdedikasi di pusat pemrosesan AI lokal agar perintah berbasis kecerdasan buatan bisa berjalan lebih cepat dan lebih aman.

Perusahaan juga menyertakan Microsoft Pluton untuk mendukung keamanan lokal. Kombinasi ini dirancang menjaga privasi data harian sekaligus memperkuat pengalaman Copilot+ PC.

Ada tiga fitur cerdas yang ditonjolkan Microsoft. Recall memungkinkan pencarian dokumen, tab peramban, atau obrolan lama lewat deskripsi bahasa natural, Cocreator membantu mengoptimalkan sketsa secara real-time, dan Live Captions menerjemahkan audio bahasa asing menjadi teks bahasa Inggris secara instan.

Harga global membuatnya terasa lebih dekat, meski belum masuk Indonesia

Dalam keterangan resminya, Corporate Vice President Surface Brett Ostrum menegaskan bahwa fleksibilitas dan pemrosesan AI menjadi inti dari desain generasi ini. Microsoft juga menyoroti penggunaan 100% aluminium daur ulang pada sasis perangkat.

Untuk pasar global, Microsoft sudah menyiapkan harga ritel awal atau MSRP bagi Surface Pro 13 inci, Surface Laptop 13,8 inci, dan Surface Laptop 15 inci. Posisi harga itu membuat perangkat baru ini terasa lebih terukur untuk dipetakan di pasar internasional.

Namun, perangkat ini tidak masuk secara resmi ke Indonesia. Artinya, konsumen di Tanah Air belum bisa membelinya lewat jalur resmi Microsoft di pasar Indonesia.

Terkait