Sule Bantah Keras Tuduhan Lempar Skrip, Tegaskan Tak Pernah Lakukan Itu

Komedian Sule akhirnya buka suara setelah namanya terseret tuduhan pernah melempar skrip kepada seorang kru program televisi. Klarifikasi itu muncul setelah unggahan di Threads viral dan memicu perdebatan luas di media sosial.

Tuduhan tersebut berasal dari akun @diego_christ yang mengaku pernah menjadi creative di program Ini Talkshow pada 2013. Dalam unggahannya, ia menyebut saat itu diminta menyerahkan skrip kepada host acara, lalu menerima respons yang tidak menyenangkan.

Kronologi tuduhan yang ramai dibahas

Akun itu menulis bahwa dirinya masih baru lulus kuliah ketika mendapat tugas memberikan skrip kepada pembawa acara. Ia mengaku lembaran kertas yang dibawanya dilempar kembali ke arah wajahnya.

Masih dalam unggahan yang sama, akun tersebut menyebut host meminta produser yang membacakan skrip pada hari itu. Setelah kejadian itu, ia mengaku sempat menangis di toilet.

Unggahan itu kemudian menyebar cepat dan memancing komentar warganet. Potongan cerita yang beredar ikut menyeret nama Sule karena sosok host yang dimaksud dikaitkan dengan dirinya.

Bantahan Sule soal tudingan lempar skrip

Sule membantah keras tudingan tersebut. Ia menegaskan dirinya baru masuk ke program itu pada 2014, sehingga waktunya tidak cocok dengan cerita yang menyebut kejadian terjadi pada 2013.

“saya masuk itu 2014, sudah enggak ada karena memang sudah ada yang beli makanya saya juga enggak ada,” ujar Sule dikutip dari program Pagi Pagi Ambyar, Senin (25/5/2026).

Ia juga menolak tuduhan bahwa dirinya pernah melempar skrip ke kru. Sule menekankan bahwa ia segera memberi penjelasan agar publik tidak salah menangkap cerita yang viral itu.

“Makanya saya langsung berkomentar, saya masuk pada 2014 bukan pada 2013. Kalau berbicara melempar skrip saya tidak pernah melakukan hal itu,” jelasnya.

Sule mengaku tidak mengenal pengunggah cerita

Selain membantah peristiwa tersebut, Sule mengatakan dirinya tidak mengenal orang yang mengaku mengalami kejadian itu. Ia menduga sosok tersebut mungkin kru baru atau peserta magang yang belum pernah berinteraksi langsung dengannya.

“Melihat mukanya saja aku enggak kenal, apakah dia magang atau baru karena saya kan bertemu banyak orang,” katanya.

Sule juga menilai melempar sesuatu kepada orang lain bukan kebiasaannya. Ia menegaskan candaan pun hanya dilakukan kepada orang yang sudah akrab dengannya.

“Kalau persoalan lempar-melempar itu, saya juga harus sama orang kenal. Kalau misalkan baru tentu saya mikir. Toh buat apa? Kecuali konteksnya bercanda, dan bagi saya bercanda harus sama orang yang saya kenal,” tutupnya.

Perdebatan ini menunjukkan bagaimana satu unggahan lama di media sosial bisa memunculkan kembali kisah dengan versi yang berbeda. Dalam penjelasannya, Sule memilih memberi bantahan langsung agar publik mendapat gambaran yang lebih jelas atas tudingan yang terlanjur viral.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version