Sukuna Hingga Tengen, 10 Sosok Tertua Jujutsu Kaisen yang Mengubah Arah Cerita

Dalam dunia Jujutsu Kaisen, usia bukan sekadar angka. Beberapa karakter paling berbahaya justru berasal dari masa ratusan hingga ribuan tahun lalu, dan keberadaan mereka masih memengaruhi konflik besar di era modern.

Nama-nama kuno itu memberi bobot sejarah pada cerita, dari Raja Kutukan sampai penyihir reinkarnasi. Mereka menunjukkan bahwa ancaman terbesar di seri ini sering datang dari tokoh yang sudah hidup jauh sebelum Yuji Itadori dan generasinya lahir.

Tokoh yang melampaui satu milenium

Ryomen Sukuna menjadi pusat dari daftar ini karena ia berasal dari Era Heian, masa yang sering disebut sebagai zaman keemasan jujutsu. Setelah kematiannya, ia bertahan melalui 20 jari terkutuk dan akhirnya bereinkarnasi di tubuh Yuji Itadori.

Status Sukuna sebagai sosok yang eksis lebih dari seribu tahun membuatnya menjadi ancaman paling ikonik di seri ini. Reputasi brutal dan kekuatan tempurnya juga membentuk fondasi ketegangan utama dalam banyak peristiwa penting.

Master Tengen bahkan disebut telah hidup lebih dari 1.200 tahun. Ia memegang peran penting dalam menjaga penghalang di seluruh Jepang, meski tidak aktif bertarung.

Tengen dikenal memiliki penguasaan teknik barrier terbaik di dunia. Namun, keabadiannya tidak sepenuhnya tanpa batas karena ia harus berganti wadah setiap 500 tahun lewat ritual Star Plasma Vessel.

Kenjaku juga bertahan lebih dari 1.000 tahun dan dikenal sebagai otak di balik berbagai kekacauan besar. Ia terlibat dalam Shibuya Incident dan Culling Game, dua peristiwa yang sangat menentukan arah cerita.

Cara hidup Kenjaku berbeda dari yang lain karena ia memindahkan otaknya dari satu tubuh ke tubuh lain. Ia pernah memakai tubuh Suguru Geto dan bahkan tubuh ibu Yuji Itadori, sehingga pengalamannya selama ribuan tahun membuatnya sangat berbahaya secara taktis.

Jejak Era Heian yang masih terasa

Uraume telah melayani Sukuna sejak Era Heian dan membawa nuansa sejarah yang kuat ke dalam cerita. Karakter ini memiliki teknik kutukan es bernama Frost Calm yang dikenal mematikan.

Keberadaan Uraume hingga era modern diduga terjadi lewat teknik pembekuan diri atau bantuan Kenjaku. Sebagai pendukung utama Sukuna, Uraume tetap menjadi sosok penting dalam konflik besar seri ini.

Yorozu juga berasal dari Era Heian dan telah melampaui usia 1.000 tahun. Ia dikenal punya obsesi mendalam terhadap Sukuna dan kemampuan bertarung di level tinggi.

Teknik konstruksinya sangat efisien karena bisa menciptakan zirah cair dan material keras untuk pertempuran. Dalam konteks sejarah jujutsu, Yorozu memperlihatkan betapa kuatnya para penyihir dari masa lampau.

Takako Uro berasal dari Era Heian dan pernah menjadi kapten unit elit “Toh”. Ia kemudian bereinkarnasi di era modern sambil membawa dendam dari masa lalu.

Teknik kutukannya, Sky Manipulation, memungkinkannya memanipulasi ruang seolah-olah seperti permukaan kain. Kemampuan itu menjadikan Uro salah satu lawan yang sangat sulit diprediksi.

Penyihir dan entitas tua dari era berbeda

Dhruv Lakdawalla disebut sebagai penyihir tertua yang diperkenalkan dalam Culling Game, dengan usia lebih dari 2.000 tahun. Ia pertama kali menaklukkan kepulauan Jepang pada masa lampau yang berasal dari Era Yayoi.

Dhruv bereinkarnasi lewat kontrak dengan Kenjaku. Teknik kutukannya memanfaatkan lintasan shikigami sebagai wilayah kekuasaan, dan usianya menegaskan betapa jauhnya sejarah dunia jujutsu dari konflik modern.

Ryu Ishigori berasal dari Era Edo dan dikenal sebagai penyihir dengan output energi kutukan tertinggi dalam sejarah. Ia bereinkarnasi karena merasa hidup lamanya belum memberi pertarungan yang benar-benar memuaskan.

Usianya melampaui 400 tahun, tetapi yang paling menonjol adalah ambisi bertarungnya. Ryu menunjukkan bahwa kekuatan besar sering lahir dari era ketika duel jujutsu berlangsung tanpa henti.

Kashimo Hajime juga berasal dari Era Edo dan dikenal sebagai “Dewa Petir”. Pada masanya, ia disebut sebagai penyihir terkuat dan memiliki tujuan tunggal untuk bertarung melawan Ryomen Sukuna.

Ia membuat kontrak dengan Kenjaku agar bisa bereinkarnasi di masa depan. Motif itu membuat Kashimo hidup lebih dari 400 tahun hanya demi satu pertarungan penentuan.

Kurourushi bukan penyihir manusia, melainkan roh terkutuk tingkat spesial yang lahir dari ketakutan manusia terhadap kecoa. Keberadaannya sudah sangat lama dan membuatnya layak masuk daftar entitas tertua dalam seri.

Sebelum dilepaskan kembali dalam Culling Game di koloni Sendai, Kurourushi sempat disegel oleh Kenjaku. Hal ini menegaskan bahwa ancaman dari masa lalu tidak hanya datang dari para penyihir, tetapi juga dari kutukan yang bertahan lintas zaman.

Mengapa umur panjang mereka begitu penting

Beberapa karakter ini bertahan karena objek terkutuk, teknik berpindah tubuh, atau bentuk keabadian yang tidak sempurna. Sukuna eksis lewat jari-jari terkutuk, Kenjaku melalui perpindahan tubuh, dan Tengen lewat keabadian yang tetap membutuhkan ritual tertentu.

Kombinasi itu memperlihatkan bahwa umur panjang dalam Jujutsu Kaisen hampir selalu terkait dengan teknik kutukan ekstrem. Dari masa Heian hingga era modern, para tokoh berusia lebih dari 100 tahun ini menjadi jembatan antara kejayaan masa lalu dan kekacauan yang dihadapi Yuji Itadori sekarang.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button