Leone, Subaru Pertama yang Menaklukkan Reli Dunia Sebelum Era Impreza

Jauh sebelum Impreza WRX menjadi ikon reli, Subaru sudah lebih dulu membangun reputasinya lewat Leone. Mobil keluarga kompak ini justru menjadi titik awal perjalanan Subaru di dunia reli internasional dan membuka jalan bagi identitas teknik yang dikenal sampai sekarang.

Yang membuat kisah Leone menarik adalah perubahan fungsinya yang sangat besar. Mobil yang awalnya dirancang sebagai kendaraan praktis untuk wilayah bersalju dan pegunungan itu akhirnya ikut membentuk fondasi Subaru di lintasan reli dunia.

Wagon yang lahir dari kebutuhan medan sulit

Leone pertama kali hadir sebagai coupe dan sedan, lalu perannya melebar saat Subaru memperkenalkan Leone 4WD Station Wagon. Model ini menjadi mobil penumpang massal pertama dengan penggerak empat roda, sebuah langkah yang saat itu terasa sangat berani.

Versi wagon itu dikembangkan setelah permintaan dari Tohoku Electric Company di Jepang untuk kendaraan utilitas yang sanggup menghadapi salju. Sistem 4WD yang bisa dipilih sesuai kebutuhan membuat Leone cocok untuk medan pedesaan dan pegunungan.

Masuk ke reli dunia lewat Safari Rally

Sebelum tampil di reli resmi, Subaru memang sudah mencoba motorsport off-road lewat FF-1 di ajang gurun seperti Baja 500. Namun Leone-lah yang menandai debut Subaru di reli terdaftar pada level global.

Langkah penting itu terjadi ketika Subaru turun di World Rally Championship untuk pertama kalinya dengan tiga versi Leone di Grup A pada Safari Rally Afrika. Inisiatif tersebut dipimpin oleh Noriyuki Koseki, sosok yang kelak mendirikan Subaru Tecnica International atau STI.

Sederhana, tapi efektif di medan kasar

Leone Turbo 4WD tidak pernah seterkenal Impreza WRX, tetapi mobil ini memperlihatkan arah pengembangan Subaru pada era 1980-an. Mesin EA82 1.8 liter flat-four dengan turbo kecil hanya menghasilkan sekitar 115 horsepower, namun kekuatan utamanya justru ada pada rancang bangunnya.

Mobil ini memakai transmisi manual 5-percepatan, diferensial tengah yang bisa dikunci, dan gigi low-range. Beberapa versi juga memiliki pengaturan tinggi bodi yang bisa dinaikkan beberapa sentimeter lewat tombol, fitur yang sangat berguna saat melintasi medan kasar.

ModelCiri UtamaCatatan
Leone 4WD Station WagonMobil penumpang massal pertama dengan 4WDDikembangkan untuk salju dan medan pegunungan
Leone Turbo 4WDMesin EA82 1.8 liter flat-four turbo sekitar 115 horsepowerDipakai sebagai salah satu bentuk pengembangan Subaru era 1980-an

Karakter yang membangun nama Subaru

Di jalan, Leone dikenal punya suara boxer yang khas, torsi menengah yang solid, dan handling yang mengejutkan banyak penguji. Bobot yang ringan serta sistem four-wheel drive manual ikut membuat mobil ini terasa lincah dan meyakinkan.

Leone tidak cepat dalam arti tradisional, tetapi mobil ini dianggap cakap, unik, dan lebih maju dari zamannya. Di Amerika Utara dan Eropa, statusnya sebagai mobil penumpang AWD massal pertama juga memicu minat yang tidak terduga.

Warisan yang berlanjut ke Legacy dan Impreza

Pelajaran dari Leone terus terbawa ke model Subaru berikutnya. Pada 1990, Subaru memperkenalkan Legacy RS dengan mesin boxer EJ 2.0 liter, lalu Colin McRae membawanya juara British Rally Championship pada 1991 dan 1992.

Terobosan yang lebih besar datang lewat Impreza WRX pada 1993. Mobil yang lebih pendek, lebih tajam, dan lebih cepat itu langsung menjadi ikon reli, dan debut WRC pertamanya di 1000 Lakes Rally membuka era gelar juara bagi Subaru.

Meski begitu, akar dari semua pencapaian itu tetap kembali ke Leone. Dari wagon praktis untuk jalan bersalju, Subaru membangun DNA reli yang bertumpu pada mesin boxer, all-wheel drive, dan pendekatan teknik yang lahir dari kebutuhan nyata di medan sulit.

Terkait