Suanggi Bawa Horor Indonesia Timur ke Bioskop, Iwa K Hadapi Dialek Baru

Author: Cung Media

Horor Indonesia akan mendapat warna baru lewat Suanggi: Ilmu Kutukan, film yang mengambil pijakan dari legenda Suanggi di kawasan timur Indonesia. Film ini membawa teror dari Papua, Maluku, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara ke layar bioskop nasional.

Pilihan latar tersebut membedakannya dari banyak film horor lokal yang kerap memakai mitos dari wilayah lain. Teaser poster dan teaser trailer Suanggi: Ilmu Kutukan telah diperkenalkan oleh Mutiara Films dan Subtube Studio.

Legenda lokal sebagai pusat teror

Suanggi dikenal sebagai urban legend yang hidup di sejumlah daerah Indonesia Timur. Film ini menempatkan ilmu kutukan sebagai ancaman utama, dengan penekanan pada bahaya ketika kekuatan tersebut jatuh ke tangan yang salah.

Produser Bona Pascal menyampaikan penjelasan itu dalam konferensi pers di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Rabu, 15 Juli 2026. Tema tersebut menjadi dasar cerita film yang mengeksplorasi sisi gelap legenda lokal di kawasan timur Indonesia.

Dom Dharmo turut menekankan luasnya potensi cerita rakyat Nusantara untuk dikembangkan di industri kreatif. Menurutnya, kekayaan folklore Indonesia layak memperoleh ruang yang lebih besar, termasuk melalui layar lebar.

Selain kisah kutukan, identitas wilayah juga menjadi unsur penting dalam film ini. Lanskap khas Indonesia Timur disebut akan ditampilkan melalui sinematografi yang menonjolkan suasana autentik dari latar cerita.

Iwa K mendalami karakter Aroba

Iwa K dipercaya membawakan karakter Aroba dalam Suanggi: Ilmu Kutukan. Musisi legendaris itu melakukan observasi untuk mendalami perannya, terutama pada pengucapan dialek Indonesia Timur.

Tantangan utama Iwa K terletak pada intonasi serta unsur dialek yang tidak digunakan dalam kesehariannya. Meski persiapannya menuntut perhatian khusus, ia menyebut proses mengeksplorasi karakter tersebut menyenangkan.

Kehadiran Iwa K memberi salah satu sorotan pada jajaran pemain film ini. Perannya sebagai Aroba juga memperlihatkan upaya produksi untuk mendekatkan karakter dengan identitas wilayah yang menjadi latar cerita.

John Yewen memerankan seorang pastor

John Yewen, komedian asal Papua, tampil sebagai Bapa John, seorang pastor. Peran ini memiliki makna emosional baginya karena menjadi pastor pernah menjadi cita-cita yang diinginkan ibunya.

Keinginan tersebut akhirnya diwujudkan John Yewen melalui akting, bukan dalam kehidupan nyata. Karakter Bapa John menambah komposisi tokoh dalam cerita yang berangkat dari atmosfer mistis Indonesia Timur.

Pemain Karakter Keterangan
Iwa K Aroba Mendalami pengucapan dialek Indonesia Timur
John Yewen Bapa John Memerankan seorang pastor
Carissa Perusset Belum disebutkan Termasuk dalam jajaran pemeran
Pangeran Lantang Belum disebutkan Termasuk dalam jajaran pemeran

Selain Iwa K dan John Yewen, film ini juga dibintangi Carissa Perusset serta Pangeran Lantang. Rincian karakter yang dimainkan dua pemeran terakhir belum disampaikan dalam materi yang diperkenalkan.

Suanggi: Ilmu Kutukan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Film ini menambah daftar horor nasional yang mengangkat cerita daerah dengan latar, dialek, dan lanskap yang berbeda.

Source: www.suara.com
Terbaru