SteamOS Beta Lebih Pintar Atur VRAM, Game di GPU Diskret Bisa Lebih Mulus

SteamOS beta 3.8.20 membawa perubahan yang bisa terasa langsung bagi perangkat dengan GPU diskret. Pembaruan ini membuat pengelolaan VRAM lebih efisien, terutama saat game mulai menekan kapasitas memori grafis yang tersedia.

Masalah VRAM memang jadi titik rawan di sistem seperti ini. Ketika VRAM penuh, data lebih mudah dipindahkan ke area lain yang lebih lambat, dan itu kerap berujung pada penurunan respons saat bermain.

Kenapa GTT ikut berperan

GPU diskret punya memori khusus bernama VRAM, tetapi juga bisa memakai Graphics Translation Table atau GTT sebagai pool memori lain. GTT tetap dikelola sistem operasi dan bisa diakses GPU, namun jalurnya lewat PCIe yang lebih lambat dan berlatensi lebih tinggi dibanding VRAM.

Karena itu, data yang jatuh ke GTT berisiko membuat performa turun. Game biasanya berusaha menaruh data penting di VRAM, tetapi saat kapasitas tidak cukup, sistem harus melakukan eviction dan memindahkan sebagian data ke GTT.

Pendekatan baru lewat cgroups

Solusi yang masuk ke beta SteamOS ini memanfaatkan Linux control groups atau cgroups. Fitur kernel tersebut memberi kontrol lebih rinci atas alokasi dan pengelolaan sumber daya untuk kelompok proses tertentu.

Dalam skema baru itu, permintaan alokasi VRAM tidak lagi hanya menetapkan VRAM sebagai domain tunggal. Permintaan juga memasukkan GTT sebagai domain cadangan, sehingga kernel tetap memprioritaskan VRAM tanpa memaksa proses lain di VRAM dikorbankan hanya untuk membuat ruang.

Pendekatan ini lahir dari kerja sejumlah pengembang. Natalie Vock, yang bekerja sebagai kontraktor independen untuk Valve pada RADV, sebelumnya sudah menulis soal masalah alokasi dan penggunaan VRAM di Linux, lalu Valve menerapkan ide tersebut ke SteamOS.

Hasil pengujian menunjukkan pergeseran yang jelas

Vock menemukan masalah nyata saat menguji Cyberpunk 2077 pada GPU dengan 8 GB memori khusus. Saat itu, sistem masih memakai 1.370 MB GTT, padahal game hanya menggunakan 6.105 MB, dan sebagian VRAM juga dipakai aplikasi latar belakang.

Setelah patch diterapkan, pemakaian VRAM Cyberpunk 2077 naik dari 6.105 menjadi 7.395 MB, sementara penggunaan GTT turun dari 1.370 menjadi 650 MB. Pergeseran ini penting karena lebih banyak data kini berada di tempat yang tepat, sehingga game menjadi kurang rentan terhadap stutter dan jeda panjang.

PengujianSebelum PatchSesudah Patch
Cyberpunk 2077 – VRAM6.105 MB7.395 MB
Cyberpunk 2077 – GTT1.370 MB650 MB

Manfaat terbesar untuk perangkat GPU diskret

Dampak pembaruan ini diperkirakan tidak sebesar itu pada Steam Deck karena perangkat tersebut memakai GPU terintegrasi. Pada sistem seperti ini, VRAM dan GTT sama-sama berada di memori sistem, sehingga keuntungan dari pemisahan memori grafis khusus menjadi terbatas.

Meski begitu, tetap ada kemungkinan keuntungan kecil karena sistem tidak perlu memindahkan pointer memori ke lokasi di luar memori grafis khusus. Dampak yang paling terasa justru akan muncul pada Steam Machine dan perangkat lain yang menjalankan SteamOS dengan GPU diskret.

Perubahan ini menunjukkan bahwa pengelolaan memori grafis di Linux terus bergerak ke arah yang lebih sadar terhadap kebutuhan game. Bagi pengguna perangkat berbasis GPU diskret, beta terbaru SteamOS bisa menjadi langkah penting untuk pengalaman bermain yang lebih mulus.

Terkait