Starship Troopers Ultimate Bug War Gagal Hidupkan Kekacauan Bug War, Map Kosong dan Pacing Tumpul

Starship Troopers: Ultimate Bug War hadir sebagai gim tembak-menembak orang pertama berlisensi yang mencoba menghidupkan lagi perang manusia melawan arachnid dari semesta Starship Troopers. Gim ini dijual di harga $20/£15, dikembangkan oleh Auroch Digital, dan diterbitkan oleh Dotemu bersama Game Source Entertainment.

Secara konsep, gim ini punya modal kuat karena membawa kembali estetika propaganda militeristik dan perang antiserangga yang telah melekat pada film karya Paul Verhoeven. Namun, ulasan referensi menunjukkan bahwa pengalaman bermainnya tidak berhasil menangkap kekacauan perang bug yang menjadi daya tarik utama waralaba tersebut.

Sensasi menembak jadi nilai jual utama

Salah satu aspek yang paling banyak mendapat pujian adalah sensasi menembak. Morita assault rifle dan variannya disebut memiliki bobot yang pas, dengan hentakan senjata yang terasa mantap dan efek visual saat peluru menghantam target yang cukup memuaskan.

Masalahnya, kualitas senjata itu tidak selalu didukung oleh situasi tempur yang memadai. Banyak momen justru berlangsung di map yang terasa kosong, sehingga aksi tembak-menembak kehilangan tekanan yang seharusnya membuat pemain terus waspada.

Map kosong dan pacing yang melemahkan intensitas

Iritnya kemunculan musuh menjadi kritik paling besar terhadap struktur permainan. Alih-alih menghadirkan gelombang arachnid yang padat, gim ini sering memberi ruang panjang untuk bergerak tanpa ancaman berarti, lalu menempatkan pertempuran dalam ritme yang kurang konsisten.

Berikut masalah utama yang paling menonjol dalam pacing permainan:

  1. area level terlalu luas dan jarang dipenuhi musuh,
  2. objektif misi terasa berulang dari satu tahap ke tahap lain,
  3. ketegangan tempur tidak terbangun secara stabil,
  4. sebagian besar pertarungan terasa seperti jeda singkat, bukan perang besar-besaran.

Kondisi itu membuat alur permainan cepat terasa monoton. Alhasil, pemain lebih sering menjalani rutinitas daripada merasakan eskalasi perang total yang diharapkan dari judul Starship Troopers.

Dukungan udara yang menarik, tetapi tidak selalu relevan

Ultimate Bug War juga menambahkan serangan udara dan artileri dari armada Federation. Efek suara dan visualnya dinilai cukup kuat, tetapi fitur ini kerap terasa berlebihan karena musuh di lapangan tidak cukup banyak untuk memakainya secara efektif.

Waktu penempatan yang lama dan risiko mengenai diri sendiri juga membuat serangan ini lebih sering jadi opsi pelengkap ketimbang alat taktis utama. Dalam banyak situasi, pemain justru tidak mendapat momen yang cukup menekan untuk benar-benar membutuhkan dukungan itu.

Klendathu jadi titik terbaik yang paling mendekati harapan

Satu bagian yang paling berhasil ada pada level pembuka di Klendathu. Tahap ini disebut sebagai puncak pengalaman karena menghadirkan medan perang terbuka, target yang beragam, dan gerombolan bug yang lebih padat dari banyak level lain.

Di momen itu, gim akhirnya mendekati fantasi perang semesta Starship Troopers yang dikenal banyak penggemar. Tekanan dari berbagai arah membuat Klendathu terasa lebih hidup dan lebih layak disebut sebagai perang besar, bukan sekadar serangkaian tugas.

Mode Arachnid terasa kurang menggigit

Gim ini juga memberi kesempatan memainkan Assassin Bug di pertengahan kampanye. Secara ide, mode ini menambah variasi, tetapi pelaksanaannya dinilai kurang kuat karena lawan manusia bisa tumbang dalam satu serangan, sehingga variasi gerakan tidak terlalu berarti.

Objektifnya pun cenderung sederhana, seperti menghancurkan tenda kecil dan generator. Tanpa konteks misi yang kuat, mode ini lebih terasa seperti selingan daripada bagian penting dari kampanye.

Pada akhirnya, Starship Troopers: Ultimate Bug War tetap menawarkan senjata yang enak dipakai dan satu level pembuka yang menonjol, tetapi performanya cepat turun karena map kosong, musuh yang terlalu jarang, dan misi yang repetitif. Bagi penggemar Starship Troopers, gim ini masih menyisakan beberapa momen yang akurat secara visual, meski keseluruhan paketnya belum mampu menghadirkan kegilaan perang bug yang seharusnya menjadi inti utamanya.

Terkait