Spanyol kini tinggal satu pertandingan lagi untuk mengunci gelar dunia kedua mereka. Perjalanan La Roja ke final Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus sejak awal, tetapi justru di situlah cerita terbesarnya muncul.
Skuad Luis de la Fuente sempat terseok di fase grup, lalu berubah menjadi tim yang sangat sulit dihentikan. Dari start yang kurang meyakinkan, Spanyol melaju dengan pertahanan rapat, kemenangan-kemenangan penting, dan puncaknya lolos ke partai final di New York New Jersey Stadium.
Start Lambat yang Sempat Mengganggu Langkah
Spanyol membuka fase grup dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Meski dominan, mereka mencatat 27 percobaan ke gawang tetapi tetap gagal mencetak gol.
Kondisi itu berubah drastis pada laga berikutnya. Spanyol menghajar Arab Saudi 4-0, dan Lamine Yamal mencetak gol hanya 10 menit setelah pertandingan dimulai saat menjalani debut sebagai starter di Piala Dunia.
Modal mereka semakin kuat setelah menang tipis 1-0 atas Uruguay. Hasil itu memastikan Spanyol keluar sebagai juara Grup H dan masuk ke fase gugur dengan kepercayaan diri yang jauh lebih besar.
Fase Gugur yang Makin Meyakinkan
Di babak 32 besar, Spanyol tampil lebih tajam saat mengalahkan Australia 3-0. Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sementara Pedro Porro menambah satu gol lewat sundulan.
Hasil itu mempertegas kekuatan lini belakang Spanyol. Unai Simón mencatat clean sheet kelima secara beruntun di Piala Dunia, sekaligus memperpanjang rekor tanpa kebobolan menjadi 519 menit.
Catatan tersebut membuat Spanyol melewati rekor Walter Zenga yang bertahan sejak Piala Dunia 1990. Mereka lalu meneruskan tren positif dengan kemenangan 1-0 atas Portugal di babak 16 besar.
Gol penentu baru datang pada injury time lewat Mikel Merino, yang memanfaatkan umpan Ferran Torres pada menit ke-91.
Balas Dendam dan Laju ke Empat Besar
Di perempat final, Spanyol berhadapan dengan Belgia dalam laga yang memunculkan kembali memori pertemuan klasik kedua tim di Piala Dunia 1986. Saat itu, La Roja tersingkir lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Kali ini hasilnya berbeda. Spanyol menang 2-1 atas Belgia dan memastikan tempat di semifinal, sekaligus membuka peluang tampil di empat besar Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka.
Prancis Tak Berdaya di Semifinal
Spanyol lalu tampil dominan ketika menghadapi Prancis di Dallas. Mereka menguasai permainan sejak awal dan membatasi ruang gerak Les Bleus sepanjang laga.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan lewat penalti pada babak pertama, lalu Pedro Porro menggandakan skor pada menit ke-58. Spanyol sempat menambah gol melalui Lamine Yamal, tetapi wasit menganulirnya.
Kemenangan 2-0 itu mengantar juara Eropa tersebut ke final Piala Dunia 2026. Hasil ini juga menjaga peluang mereka untuk kembali mengawinkan status juara Eropa dan juara dunia dalam satu siklus, seperti yang pernah mereka lakukan pada 2010.
Menunggu Inggris atau Argentina
Spanyol kini tinggal menanti lawan terakhir di partai puncak, yakni pemenang semifinal antara Inggris dan juara bertahan Argentina. Final di New York New Jersey Stadium akan menjadi ujian penentu bagi skuad Luis de la Fuente untuk menuntaskan penantian panjang gelar dunia kedua.
Setelah melewati start lambat, pertahanan yang terus mencatat rekor, dan kemenangan demi kemenangan di fase gugur, Spanyol tiba di titik paling penting dalam perjalanan mereka. Satu laga lagi akan menentukan apakah La Roja benar-benar menutup Piala Dunia 2026 dengan sejarah baru.
| Tahap | Lawan | Hasil | Catatan Utama |
|---|---|---|---|
| Fase Grup | Tanjung Verde | 0-0 | 27 percobaan ke gawang, tanpa gol |
| Fase Grup | Arab Saudi | 4-0 | Lamine Yamal mencetak gol pada 10 menit awal |
| Fase Grup | Uruguay | 1-0 | Memastikan juara Grup H |
| 32 Besar | Australia | 3-0 | Oyarzabal 2 gol, Porro 1 gol |
| 16 Besar | Portugal | 1-0 | Gol Mikel Merino pada menit ke-91 |
| Perempat Final | Belgia | 2-1 | Balas dendam atas pertemuan klasik 1986 |
| Semifinal | Prancis | 2-0 | Oyarzabal penalti, Porro menambah gol |
Di tengah perjalanan itu, Unai Simón menjadi salah satu simbol kestabilan Spanyol. Rekor tanpa kebobolan yang terus bertambah memberi fondasi kuat bagi tim yang kini hanya selangkah dari gelar dunia kedua.
Source: bola.bisnis.com






