Sony bersiap menutup salah satu bab terpanjang dalam sejarah PlayStation. Mulai Januari 2028, seluruh game PlayStation baru tidak lagi diproduksi dalam bentuk disc, dan distribusinya akan bergeser sepenuhnya ke format digital.
Keputusan itu menandai berakhirnya perjalanan media fisik yang sudah menemani PlayStation sejak konsol pertamanya hadir pada 1994. Dari CD-ROM, DVD, hingga Blu-ray Disc, cakram optik pernah menjadi pintu utama masuk ke ekosistem game Sony.
CD-ROM yang mengubah arah industri
Saat PlayStation pertama meluncur, Sony memilih CD-ROM sebagai media penyimpanan game. Langkah ini memberi kapasitas jauh lebih besar dibanding cartridge, sehingga pengembang bisa menghadirkan grafik, video, dan audio yang lebih kaya.
Biaya produksi CD juga lebih rendah, membuat penerbit lebih leluasa merilis game dalam jumlah besar. Pilihan itu ikut mempercepat pergeseran industri dari cartridge ke media optik, sekaligus membantu PlayStation 1 menyalip Nintendo 64 yang masih memakai cartridge.
DVD membawa PlayStation 2 ke puncak
Sony kemudian mengandalkan DVD saat merilis PlayStation 2 pada 2000. Kapasitas DVD yang jauh melampaui CD memberi ruang lebih luas bagi pengembang untuk menambah konten dan membangun dunia permainan yang lebih lengkap.
PlayStation 2 lalu tumbuh menjadi konsol terlaris sepanjang masa. Keberhasilan itu membuat disc semakin kokoh sebagai media utama game selama bertahun-tahun.
Blu-ray jadi standar baru
Perubahan berikutnya datang bersama PlayStation 3 pada 2006, ketika Sony memakai Blu-ray Disc. Format ini menawarkan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibandingkan DVD, sehingga cocok untuk game generasi yang makin berat.
Blu-ray tetap dipertahankan pada PlayStation 4 dan PlayStation 5. Namun, pada saat yang sama, penjualan game digital terus naik dan perlahan mengurangi peran media fisik di kalangan pemain.
Digital menggeser kebiasaan membeli game
Internet berkecepatan tinggi dan PlayStation Store mengubah cara orang memperoleh game. Proses unduh digital menawarkan kemudahan karena pemain tidak perlu menunggu distribusi fisik.
Sony mencatat mayoritas penjualan game penuh untuk PlayStation 4 dan PlayStation 5 sudah berasal dari format digital. Tren itu menjadi landasan penting bagi perubahan distribusi yang dipilih perusahaan.
Akhir produksi mulai 2028
Sony menyatakan seluruh game PlayStation baru yang dirilis mulai Januari 2028 tidak lagi diproduksi dalam bentuk disc. Game baru akan tersedia melalui PlayStation Store dan toko yang menjual kode digital.
Judul yang terbit sebelum batas waktu itu masih akan memiliki versi fisik. Meski begitu, kebijakan baru tersebut menandai berakhirnya perjalanan disc sebagai identitas utama PlayStation sejak generasi pertama.
Lebih dari 30 tahun setelah PlayStation pertama hadir, cakram optik yang dulu mendorong revolusi industri game kini perlahan ditinggalkan. Sony menjadi salah satu merek besar pertama yang mengumumkan akhir produksi disc untuk seluruh game baru di era modern.
