Semen Padang Pulangkan Vizcarra, Sinyal Serius Kabau Sirah Jelang Liga 2

Semen Padang FC bergerak cepat membangun skuad untuk Liga 2 musim 2026/2027 dengan membawa pulang Esteban Vizcarra. Kehadiran gelandang naturalisasi asal Argentina itu langsung memberi pesan bahwa Kabau Sirah ingin tampil lebih matang sejak awal musim.

Reuni ini terasa emosional karena Vizcarra pernah membela Semen Padang pada periode 2010–2015. Setelah berusia 40 tahun dan musim lalu bermain untuk PSIS Semarang, ia kini kembali ke Stadion Haji Agus Salim dengan status pemain yang diharapkan memberi pengaruh besar di lini tengah.

Kombinasi pengalaman, tenaga, dan usia muda

Selain Vizcarra, Semen Padang juga mengumumkan dua rekrutan lain, yakni Irvan Mofu dan Mohamad Andre Pangestu. Tiga nama itu menunjukkan pola perekrutan yang tidak hanya mengejar pengalaman, tetapi juga keseimbangan antarlini.

Irvan Mofu datang untuk memperkuat sektor depan. Penyerang berusia 31 tahun itu berstatus bebas setelah kontraknya bersama PSS Sleman di Pegadaian Championship musim lalu berakhir.

Opsi baru di lini serang

Kehadiran Mofu memberi Semen Padang tambahan daya gedor. Ia diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan gol baru agar persaingan di lini depan lebih hidup dan lebih kompetitif.

Di sisi lain, klub juga menambah kedalaman pertahanan lewat Mohamad Andre Pangestu. Bek berusia 20 tahun itu pernah memperkuat Timnas U-17 Indonesia dan dibawa untuk memperkokoh barisan belakang.

Pemain muda yang serbaguna

Andre Pangestu memiliki fleksibilitas bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri. Pengalamannya bersama Bali United dan Persiba Balikpapan menjadi modal penting bagi pemain kelahiran Denpasar tersebut.

Di bawah arahan Nil Maizar, Semen Padang tampak menyusun skuad dengan arah yang cukup jelas. Klub tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga mencoba meracik komposisi yang berisi sosok senior, penyerang produktif, dan talenta muda.

Dengan tiga rekrutan baru itu, Kabau Sirah masuk ke musim baru dengan wajah yang lebih berwarna. Liga 2 2026/2027 akan menjadi panggung awal untuk menguji apakah racikan Semen Padang cukup kuat dalam misi kembali bersaing di papan atas sepak bola nasional.

Source: mediaindonesia.com

Terkait