SC Freiburg kembali menarik perhatian besar di Eropa setelah memastikan tempat di final UEFA Europa League. Klub asal Jerman itu menyingkirkan Sporting Braga dengan kemenangan 3-1 pada leg kedua semifinal di Europa-Park Stadion dan lolos dengan agregat 4-3.
Hasil itu terasa istimewa bukan hanya karena nilai pertandingannya, tetapi juga karena latar klub yang mencapainya. Freiburg tumbuh sebagai klub komunitas dari kota kecil di kawasan Hutan Hitam, jauh dari citra klub elite yang biasanya mendominasi panggung Eropa.
Dari Freiburg im Breisgau ke panggung besar
SC Freiburg berbasis di Freiburg im Breisgau, Baden-Württemberg, di barat daya Jerman. Kota ini berada dekat Schwarzwald atau Hutan Hitam dan berbatasan dekat dengan Prancis serta Swiss.
Klub ini lahir dari penggabungan Freiburger Fußballverein 04 dan FC Schwalbe Freiburg, dua tim lokal yang sama-sama berdiri pada 1904. Dari sana, identitas Freiburg berkembang menjadi klub profesional yang bertahan lebih dari satu abad.
Meski punya sejarah panjang, Freiburg lama tidak dikenal sebagai kekuatan besar di Jerman. Mereka lebih sering berada di kompetisi kasta bawah sebelum mulai mendapat tempat di level tertinggi.
Lompatan besar di bawah Volker Finke
Perubahan besar datang saat Volker Finke menangani tim pada 1991. Di bawah arahannya, Freiburg promosi ke Bundesliga untuk pertama kali pada musim 1993/94.
Bundesliga adalah kompetisi tertinggi di Jerman, dan Freiburg langsung mengejutkan banyak pihak. Mereka finis di peringkat ketiga pada musim 1994/95, capaian yang mengubah pandangan terhadap klub ini.
Pada musim yang sama, Freiburg juga menang 5-1 atas Bayern München. Hasil itu menjadi salah satu momen paling terkenal dalam sejarah klub dan menunjukkan bahwa mereka mampu mengganggu dominasi tim besar.
Performa tersebut membuka jalan ke UEFA Cup 1995/96, yang kini dikenal sebagai UEFA Europa League. Freiburg memang belum melangkah jauh saat itu, tetapi kehadiran mereka mulai diperhitungkan di level Eropa.
Model klub komunitas yang tetap konsisten
Di era sepak bola modern yang sering ditentukan kekuatan finansial, Freiburg memilih jalur berbeda. Klub ini menekankan pembinaan pemain muda dan stabilitas jangka panjang ketimbang belanja besar untuk mendatangkan nama tenar.
Akademi Freiburg berdiri sejak 2001, lebih awal sebelum akademi muda diwajibkan dalam sistem sepak bola profesional Jerman. Jalur itu melahirkan banyak pemain muda potensial yang kemudian masuk ke tim utama.
Freiburg juga dikenal sebagai salah satu klub komunitas terbesar di Baden-Württemberg dengan lebih dari 79 ribu anggota terdaftar. Di luar lapangan, klub aktif menjalankan program sosial yang berfokus pada pendidikan, lingkungan hidup, dan pemberdayaan generasi muda.
Model tersebut membuat Freiburg mendapat simpati luas di Jerman dan Eropa. Mereka kerap dipandang sebagai contoh klub yang sehat, kompetitif, dan tetap menjaga nilai kebersamaan.
Fondasi kuat dari era Christian Streich
Christian Streich memegang peran penting dalam tahap berikutnya dari perkembangan Freiburg. Ia ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Desember 2011 setelah sebelumnya menangani tim akademi klub.
Di bawah Streich, Freiburg menjadi tim yang lebih stabil di Bundesliga dan tidak lagi sekadar berjuang menjauh dari zona degradasi. Klub ini kemudian rutin tampil di kompetisi Eropa dan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas Jerman.
Pencapaian terbaik pada era Streich terlihat saat Freiburg mencapai final DFB-Pokal 2022. DFB-Pokal adalah turnamen Piala Jerman yang diikuti klub dari semua divisi, sehingga pencapaian itu memperlihatkan daya saing mereka di level nasional.
Musim berikutnya, Freiburg menang 2-1 atas Bayern München di perempat final DFB-Pokal 2022/23 di Allianz Arena. Itu menjadi kemenangan pertama Freiburg atas Bayern di kandang lawan sepanjang sejarah klub.
Streich lalu meninggalkan Freiburg pada akhir musim 2023/24 setelah lebih dari 12 tahun mengabdi. Namun, fondasi permainan dan kultur yang ia bangun tetap terasa kuat dalam tubuh tim.
Final Eropa sebagai puncak perjalanan panjang
Lolos ke final UEFA Europa League 2025/26 menjadi pencapaian terbesar Freiburg di kompetisi Eropa. Mereka sempat kalah 1-2 pada leg pertama semifinal melawan Sporting Braga sebelum bangkit di leg kedua.
Kemenangan 3-1 di Europa-Park Stadion memastikan Freiburg lolos dengan agregat 4-3. Hasil itu membuat Die Breisgauer meraih final Eropa pertama dalam 122 tahun sejarah klub.
Perjalanan ini menegaskan bahwa klub berbasis komunitas tetap bisa bersaing di level tertinggi jika memiliki arah yang jelas. Dari kota kecil di Hutan Hitam, Freiburg kini berdiri sejajar dengan klub-klub besar di sorotan panggung Eropa.
Source: www.medcom.id






