Satu Akun WhatsApp Bisa Dipakai di 2 HP, Ini Batasan yang Perlu Diketahui

Author: Cung Media

WhatsApp kini memungkinkan satu akun dipakai di dua HP sekaligus lewat fitur perangkat tertaut. Cara ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin tetap aktif di lebih dari satu perangkat tanpa sering keluar masuk akun.

Fitur tersebut bekerja melalui mode companion device dan tersedia di versi terbaru WhatsApp untuk Android dan iPhone. Dengan sistem ini, riwayat chat dapat tersinkronisasi di beberapa perangkat, termasuk saat salah satu HP utama sedang tidak aktif.

Perangkat tertaut bekerja mandiri

WhatsApp mengembangkan fitur multi-device agar satu akun tidak lagi bergantung penuh pada satu ponsel utama. Akun yang sama kini bisa diakses dari ponsel kedua, tablet, laptop, atau komputer desktop secara bersamaan.

Setiap perangkat yang sudah tertaut akan tetap menerima pesan yang masuk. WhatsApp juga menyebut sinkronisasi bisa berjalan lintas sistem operasi, sehingga percakapan dapat terselaraskan dari Android ke iPhone atau sebaliknya.

Langkah menautkan ke HP kedua

Proses masuk di HP kedua dimulai dari aplikasi WhatsApp yang masih berada di halaman awal. Pengguna kemudian memilih opsi untuk menautkan ke akun yang sudah ada atau link as companion device.

Di HP utama, buka WhatsApp lalu masuk ke menu perangkat tertaut. Pada Android, menu ini ada di ikon tiga titik di kanan atas, sedangkan di iPhone tersedia di tab Setelan.

Setelah memilih tautkan perangkat, pengguna harus melakukan verifikasi identitas terlebih dahulu. Verifikasi bisa memakai sidik jari, face unlock, atau PIN sesuai pengaturan keamanan perangkat.

Jika verifikasi berhasil, kode QR akan muncul di layar HP utama. Kode itu lalu dipindai menggunakan HP kedua, kemudian sinkronisasi berjalan beberapa saat hingga riwayat chat terbaru muncul otomatis.

Ada batas jumlah perangkat

Satu akun WhatsApp dapat ditautkan ke maksimal empat perangkat tambahan. Perangkat itu bisa berupa ponsel kedua, tablet, laptop, atau komputer desktop.

Artinya, pengguna bisa mengakses akun yang sama dari beberapa perangkat sekaligus tanpa harus memindahkan akun secara manual. Fitur ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang aktif di berbagai perangkat.

Keamanan dan batasan yang tetap berlaku

WhatsApp menegaskan seluruh pesan, media, dan panggilan pada perangkat tertaut tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Dengan sistem ini, isi percakapan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima yang dituju.

Penerapan fitur multi-device ini juga tetap mempertahankan standar keamanan yang sama seperti saat akun digunakan di satu perangkat utama. Karena itu, penggunaan di dua HP tidak mengurangi perlindungan privasi pengguna.

HP utama tetap berstatus sebagai perangkat utama meski akun sudah dipakai di beberapa perangkat sekaligus. Jika HP utama tidak aktif lebih dari 14 hari, WhatsApp akan otomatis mengeluarkan akun dari seluruh perangkat tertaut.

Ada juga keterbatasan fitur yang perlu diperhatikan saat memakai perangkat tertaut. Salah satunya, pembaruan status WhatsApp masih hanya dapat dilakukan melalui HP utama.

Pengguna juga perlu memastikan aplikasi WhatsApp di kedua perangkat sudah diperbarui ke versi terbaru. Langkah ini penting agar fitur perangkat tertaut berjalan lancar dan proses sinkronisasi berlangsung tanpa kendala.

Manfaat yang paling terasa

Fitur ini membantu pengguna tetap terhubung tanpa harus berganti login akun. Pesan masuk juga akan tersinkronisasi otomatis di kedua perangkat, sehingga percakapan bisa dipantau dari dua HP secara bersamaan.

Kemudahan lain terlihat saat salah satu perangkat tidak aktif, karena pengguna masih bisa mengirim dan menerima pesan lewat perangkat lain yang tertaut. Dukungan lintas Android dan iPhone membuat cara ini semakin praktis untuk kebutuhan komunikasi harian.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru