Sarwendah Menahan Tangis di Sidang Hak Asuh, Pilih Berdiri Demi Anak-Anak

Sarwendah menahan tangis ketika membicarakan masa depan anak-anaknya di tengah proses gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu. Ia menegaskan pilihannya untuk tetap menjadi teladan, sekalipun harus menghadapi konflik keluarga di pengadilan.

Bagi Sarwendah, peristiwa yang terjadi saat ini bukan hanya persoalan yang dihadapi orang dewasa. Ia memikirkan jejak dari setiap keputusan dan sikap yang suatu hari dapat dilihat kembali oleh anak-anaknya ketika mereka tumbuh besar.

Kekhawatiran tentang Pandangan Anak

Sarwendah menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Juli 2026. Proses hukum mengenai hak asuh anak menjadi latar ketika ia mengungkap keinginannya untuk menjaga anak-anak dari pandangan buruk tentang keluarganya.

Ia mengaku ingin memberikan yang terbaik, terutama karena memiliki anak perempuan. Sarwendah tidak ingin anak-anaknya kelak melihat situasi keluarga yang sedang berlangsung dengan pemahaman yang negatif.

“Ya sebagai seorang ibu yang punya anak apalagi anaknya juga perempuan, saya pasti dia maunya yang terbaik buat anak-anak saya. Jadi, saya nggak mau nanti ketika mereka besar mereka melihat seperti ini saya nggak mau gitu,” kata Sarwendah sambil menahan tangis.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa perhatian Sarwendah tidak hanya tertuju pada jalannya perkara hak asuh. Ia juga mempertimbangkan dampak emosional dari konflik tersebut terhadap cara anak-anak memahami keluarga dan perjuangan hidup.

Berusaha Memenuhi Kebutuhan Secara Mandiri

Di tengah proses tersebut, Sarwendah memilih menempatkan kemandirian sebagai bagian dari langkahnya menjaga anak-anak. Ia menyatakan tetap berupaya memenuhi kebutuhan mereka tanpa bergantung kepada pihak lain.

Menurut keterangan Sarwendah yang dimuat detikHot, kebutuhan anak-anak telah ia biayai secara mandiri selama enam bulan terakhir. Pengeluaran itu meliputi pendidikan, les, biaya hidup, hingga keperluan rumah tangga.

Ia menuturkan upaya memenuhi nafkah anak secara mandiri telah terus dilakukan dalam periode tersebut. Kondisi yang sedang dihadapi tidak mengubah niatnya untuk mengupayakan kebutuhan anak-anak tetap terpenuhi.

“Jadi saya juga akan berusaha kok, ya selama ini juga saya berusaha untuk menafkahi mandiri anak-anak saya, jadi rumah juga semuanya,” bebernya.

Gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu kini masih menjadi proses yang harus dihadapi Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, ia menegaskan arah perjuangannya tetap berpusat pada anak-anak, baik dalam menjaga kebutuhan mereka maupun memberi contoh keteguhan di masa sulit.

Source: hot.detik.com
Terkait