Samsung Siapkan 3 Galaxy Book Berbasis Android, Windows Mulai Tergeser?

Author: Cung Media

Samsung disebut sedang menyiapkan lompatan besar untuk lini Galaxy Book. Tiga laptop baru itu kabarnya tidak lagi mengandalkan Windows, melainkan Android berbasis One UI 9.

Jika kabar ini tepat, langkah tersebut akan menjadi pergeseran paling penting dalam strategi laptop Samsung selama ini. Galaxy Book selama ini dikenal sebagai jajaran PC berbasis Windows, sehingga arah baru ini langsung memancing pertanyaan besar: apakah Windows mulai ditinggalkan?

Laporan Sammobile menyebut sistem yang dipakai bukan Android biasa. Perangkat ini kabarnya akan memakai ChromeOS versi baru yang berbasis Android dengan nama kode Aluminum OS.

Samsung juga disebut menyiapkan kustomisasi antarmuka yang cukup dalam. Tampilan dan cara kerja perangkat akan dibuat mirip DeX, mode desktop yang sudah lama hadir di sejumlah ponsel dan tablet Samsung.

Tiga model dengan posisi pasar berbeda

Menurut informasi yang dikutip Sammobile, Samsung sedang menyiapkan setidaknya tiga model Galaxy Book berbasis Android. Susunannya disebut mencakup model entry-level yang lebih terjangkau sampai notebook flagship dengan performa lebih tinggi.

Model termurah disebut akan diposisikan untuk bersaing dengan Apple MacBook Neo. Namun, belum ada rincian spesifikasi teknis, ukuran layar, kapasitas memori, atau konfigurasi lain yang dibuka ke publik.

Nama komersial dari ketiga perangkat itu juga belum diketahui. Samsung pun belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk lini Galaxy Book berbasis Android tersebut.

Meski begitu, acuan pada Android 17 memberi petunjuk soal kemungkinan jendela rilis. Perangkat ini diperkirakan hadir pada paruh kedua 2026 atau paruh pertama 2027.

Arah baru setelah Snapdragon X2 Elite

Rumor ini muncul tidak lama setelah kabar lain menyebut Galaxy Book6 Edge akan memakai Qualcomm Snapdragon X2 Elite. Jika informasi itu akurat, Samsung tampak sedang menguji arah baru yang lebih jauh dari formula lama Galaxy Book.

Peralihan dari Intel ke Snapdragon saja sudah tergolong besar dibanding Galaxy Book6 yang memakai prosesor Intel. Tetapi perpindahan dari Windows ke Android akan menjadi langkah yang jauh lebih mendasar.

Karena itu, perhatian kini tertuju pada posisi Galaxy Book6 Edge dalam transisi ini. Sampai sekarang belum jelas apakah model tersebut akan langsung memakai Android, atau Samsung baru menerapkannya pada seri Galaxy Book7.

Ketidakpastian ini penting karena menentukan seberapa cepat strategi baru itu berjalan. Jika Android hadir lebih awal, Samsung bisa mempercepat integrasi laptop dengan ekosistem perangkat Galaxy yang sudah memakai One UI.

Ekosistem Galaxy dan dorongan AI

Salah satu bagian yang paling menarik dari bocoran ini adalah rencana integrasi fitur AI. Samsung disebut akan membawa sejumlah fitur AI yang sudah dikenal dari ponsel buatannya ke perangkat laptop baru tersebut.

Belum ada daftar fitur yang dibagikan. Namun, arah ini sejalan dengan langkah Samsung yang dalam beberapa waktu terakhir aktif menonjolkan kemampuan AI di berbagai kategori perangkat.

Kombinasi Android, One UI, dan antarmuka bergaya DeX juga dapat memberi identitas yang berbeda bagi Galaxy Book generasi mendatang. Samsung tampaknya ingin membangun pengalaman desktop yang tetap terasa akrab bagi pengguna ponsel dan tablet Galaxy.

Bila skenario itu terwujud, Galaxy Book tidak lagi sekadar menjadi PC konvensional dengan merek Galaxy. Laptop Samsung justru bisa berubah menjadi perpanjangan langsung dari ekosistem mobile Samsung.

Untuk saat ini, seluruh informasi tersebut masih berada di ranah rumor. Namun, detail tentang tiga model, One UI 9 berbasis Android 17, ChromeOS berbasis Android bernama Aluminum OS, serta antarmuka bergaya DeX menunjukkan bahwa Samsung sedang dikaitkan dengan rencana laptop yang sangat berbeda dari generasi Galaxy Book saat ini.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru