Permukaan lapangan pada Piala Dunia 2026 menjadi investasi besar yang nilainya melampaui 5 juta dolar AS. FIFA menyiapkan rumput alami dengan standar khusus karena keselamatan pemain menjadi pertimbangan utama di tengah intensitas pertandingan elite.
Rumput itu bahkan mendapat nilai koleksi setelah FIFA menjual sebagian potongan lapangan sebagai suvenir eksklusif. Produk bernama Piece of the Pitch diluncurkan menjelang final Spanyol melawan Argentina di New York New Jersey Stadium.
Rumput alami dipilih untuk menekan risiko cedera
FIFA mengembangkan rumput asli yang dapat dipakai secara konsisten di stadion dengan zona iklim berbeda. Targetnya adalah menjaga kualitas pijakan pemain sepanjang turnamen, meski karakter cuaca dan arena tuan rumah tidak selalu sama.
Pilihan tersebut berkaitan dengan temuan medis mengenai risiko cedera pada permukaan pertandingan. Laporan yang dikutip Suara.com menyebut cedera ligamen lutut berat lebih rendah pada rumput alami dibandingkan rumput sintetis.
Analisis dari lembaga riset kesehatan olahraga juga menemukan hampir semua jenis cedera umum lebih sering terjadi di lapangan sintetis. Temuan ini menjadi salah satu alasan standar rumput alami tetap dipertahankan untuk pertandingan Piala Dunia 2026.
Komposisi lapangannya mencakup Kentucky bluegrass dan ryegrass abadi. FIFA juga memakai sistem pengangkutan sod di atas lembaran plastik serta rumput hybrid untuk memperkuat struktur akar.
Material tersebut didatangkan dari peternakan rumput khusus di North Carolina sejak awal Mei 2026. Pengiriman lebih awal dirancang agar rumput mempunyai waktu untuk beradaptasi setelah dipasang di stadion tuan rumah.
Stadion lama perlu penyesuaian yang rumit
Pemasangan rumput alami tidak selalu dilakukan dengan membangun lapangan baru dari nol. Di Lumen Field, Seattle, rumput alami ditanam di atas lapisan pasir setebal enam inci yang berada di atas rumput sintetis lama.
Pakar rumput FIFA, Trey Rogers, mengatakan kepada Seattle Times bahwa pemain tidak akan merasakan hal lain selain respons rumput alami selama lapisan pasir tersebut tersedia. Metode ini memungkinkan struktur dasar stadion tetap dipakai tanpa mengorbankan karakter permukaan yang dibutuhkan pemain.
BC Place di Vancouver memerlukan penanganan logistik tersendiri untuk menjaga mutu rumput sebelum dipasang. Truk berpendingin digunakan dalam proses pengiriman, sedangkan peralatan pemanen memotong rumput menjadi gulungan-gulungan besar.
Pengendalian suhu dan waktu pengiriman menjadi faktor penting karena rumput harus tiba dalam kondisi segar. Setiap tahap pemasangan diarahkan untuk menghasilkan permukaan yang mampu menghadapi pertandingan berintensitas tinggi.
Namun, investasi besar itu tidak sepenuhnya menghilangkan tantangan di lapangan. Sejumlah pemain bintang dari tim nasional Brasil dan Prancis sempat mengeluhkan kondisi rumput yang terasa kering dan cukup sulit dimainkan pada awal turnamen.
Keluhan tersebut menunjukkan bahwa rekayasa permukaan lapangan masih harus berhadapan dengan kondisi pertandingan nyata. FIFA perlu menyeimbangkan adaptasi rumput, karakter setiap stadion, dan tuntutan permainan para pesepak bola elite.
Potongan lapangan berubah menjadi memorabilia mahal
Selain menjadi komponen teknis pertandingan, rumput Piala Dunia 2026 juga dipasarkan sebagai barang koleksi. FIFA menawarkan Piece of the Pitch dalam empat varian paket dengan tingkat kelangkaan berbeda.
| Paket | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Foundation | 450 dolar AS | Edisi awal untuk penggemar dan kolektor |
| Hero | 3.000 dolar AS | Termasuk replika trofi kristal dan bola final Adidas Trionda |
Paket Foundation menjadi pilihan dengan harga awal 450 dolar AS. Sementara Hero merupakan varian paling eksklusif dengan banderol 3.000 dolar AS.
Penjualan memorabilia ini memperlihatkan bahwa rumput pertandingan memiliki nilai di luar fungsi teknisnya. Permukaan yang dirancang untuk membantu melindungi pemain kini juga menjadi bagian dari kenangan turnamen sepak bola terbesar dunia.
Source: www.suara.com






