Kekhawatiran soal konektor daya 16-pin Nvidia kembali memanas setelah satu lagi GeForce RTX 5090 dilaporkan mengalami konektor meleleh saat diuji. Kasus ini menambah daftar insiden pada kartu grafis kelas atas yang sejak awal sudah memicu pertanyaan soal ketahanan desain dayanya.
Yang membuatnya lebih serius, laporan terbaru menyebut masalah itu terjadi tanpa kesalahan pemasangan yang jelas. Artinya, perhatian kini bukan hanya tertuju pada cara pemakaian, tetapi juga pada apakah konektor tersebut benar-benar siap menangani beban ekstrem GPU modern.
Kasus terbaru pada RTX 5090 Founders Edition
Club386 melaporkan bahwa unit RTX 5090 Founders Edition milik mereka rusak parah setelah konektor daya 12V-2×6 meleleh saat pengujian. Foto yang dibagikan menunjukkan pin yang hangus dan berubah bentuk pada sisi kartu grafis maupun kabel, disertai kerusakan pada power supply.
Dalam pengujian itu, sistem yang dipakai disebut menggunakan PSU Be Quiet Dark Power 13 berkapasitas 1000W. Sambungan dayanya juga memakai satu kabel native 12V-2×6 yang terpasang dengan benar, sehingga pihak Club386 menegaskan tidak ada kesalahan pengguna.
Masalah yang belum benar-benar selesai
Kasus serupa sebelumnya juga dialami YouTuber Daniel Owen pada RTX 5090 Founders Edition miliknya. Pada insiden itu, konektor meleleh saat kartu menggunakan adaptor 4×8-pin ke 12V-2×6.
Dua laporan tersebut memperpanjang rangkaian persoalan pada seri RTX 50 sejak peluncurannya. Yang mengkhawatirkan, masalah disebut masih bisa muncul bahkan ketika pengguna menurunkan batas daya dan memakai kabel yang sesuai.
Kenapa 12V-2×6 ikut disorot
Standar 12V-2×6 awalnya dirancang sebagai pembaruan dari 12VHPWR yang lebih dulu banyak dikritik karena insiden meleleh. Desain baru ini memakai pin sensor yang lebih pendek agar sistem lebih baik mendeteksi apakah kabel sudah tertancap penuh, sekaligus diklaim mampu menangani daya yang lebih tinggi.
Namun pemakaian di dunia nyata kembali membuka celah pada desain tersebut, terutama saat dipasangkan dengan RTX 5090. GPU ini dilaporkan dapat mengalami lonjakan daya besar yang melampaui 500W hingga 600W.
Beban tinggi, margin aman makin sempit
Dalam kondisi seperti itu, beberapa faktor teknis diduga ikut berperan. Arus yang tidak merata di antara pin, tekukan kecil pada kabel, dan penumpukan panas disebut masih bisa memicu masalah.
Club386 bahkan menilai desain konektor ini “flawed” dan “not fit for purpose”. Mereka juga mendesak Nvidia untuk mengakui bahwa persoalan pada konektor tersebut belum benar-benar selesai.
Respons Nvidia dan langkah vendor lain
Nvidia sejauh ini tetap mempertahankan penggunaan konektor tersebut. Perusahaan itu menyatakan 12V-2×6 memenuhi spesifikasi ATX 3.1 dan merekomendasikan kabel native dari PSU berkualitas.
Di sisi lain, beberapa perusahaan pihak ketiga mulai menawarkan pendekatan tambahan. MSI, misalnya, sudah menyediakan kabel yang diperkuat dengan pemantauan yang lebih baik.
Apa artinya bagi pengguna RTX 5090
Bagi pengguna RTX 5090, laporan terbaru ini membuat perhatian pada kabel dan pemasangan kembali menjadi penting. Memastikan konektor terpasang penuh dan jalur kabel tidak terlalu tertekuk tetap menjadi langkah dasar yang disorot.
Sebagian pengguna juga mungkin mempertimbangkan undervolting untuk menekan beban daya. Di tengah belum adanya perbaikan perangkat keras yang benar-benar menutup persoalan, opsi itu dipandang sebagai langkah praktis.
Untuk pengguna yang terdampak, dokumentasi kondisi kartu, kabel, dan PSU penting disiapkan untuk proses RMA. Bukti foto dan catatan konfigurasi bisa membantu jika klaim garansi diperlukan setelah insiden semacam ini.
Kasus terbaru pada RTX 5090 Founders Edition menunjukkan bahwa pergantian dari 12VHPWR ke 12V-2×6 belum otomatis mengakhiri masalah konektor daya Nvidia. Selama GPU kelas atas terus mendorong konsumsi daya tinggi, sorotan terhadap keamanan konektor tampaknya masih akan bertahan.
Source: www.gizmochina.com






