Roberto Martínez resmi masuk daftar pelatih yang tidak melanjutkan tugas setelah Piala Dunia 2026. Keputusan itu muncul usai Portugal tersingkir dari Spanyol dan membuat Martínez menjadi nama ke-11 yang berpisah dengan tim nasionalnya setelah turnamen tersebut.
Pengumuman itu disampaikan Martínez dalam konferensi pers seusai laga di AT&T Arlington, Dallas. Ia menyebut kebersamaannya bersama Portugal sebagai sebuah “legado increíble” dan mengatakan siklus kerjanya selama 3 tahun setengah sudah selesai.
Portugal menutup rangkaian perpisahan
Martínez menilai pergantian pelatih adalah hal yang wajar dalam sepak bola internasional. Ia juga menyinggung peran presiden federasi Portugal, Pedro Proença, yang menurutnya berhak memilih sosok lain setelah proses panjang yang dijalani bersama.
Portugal menjadi tim terbaru yang kehilangan pelatih setelah Piala Dunia 2026. Martínez pergi setelah timnya tersingkir di babak 16 besar.
| Pelatih | Tim Nasional | Hasil di Piala Dunia 2026 |
|---|---|---|
| Sabri Lamouchi | Tunisia | Tersingkir lebih awal |
| Steve Clarke | Skotlandia | Gagal melewati fase grup |
| Miroslav Koubek | — | Gagal melewati fase grup |
| Hong Myung-bo | Korea Selatan | Gagal melewati fase grup |
| Marcelo Bielsa | — | Gagal melewati fase grup |
| Sebastián Beccacece | Ekuador | Tersingkir di babak 16 besar |
| Ronald Koeman | Belanda | Tersingkir di babak 16 besar |
| Julian Nagelsmann | Jerman | Tersingkir di babak 16 besar |
| Javier Aguirre | Meksiko | Tersingkir di babak 16 besar |
| Carlos Queiroz | Ghana | Tersingkir di babak 16 besar |
| Roberto Martínez | Portugal | Tersingkir di babak 16 besar |
Rangkaian yang cepat bergulir
Daftar itu dimulai dari Sabri Lamouchi, yang langsung tersingkir dari kursi pelatih Tunisia setelah kekalahan 5-1 dari Swedia pada 15 Juni. Setelah itu, beberapa nama lain menyusul karena hasil buruk di fase grup dan babak gugur.
Pelatih seperti Miroslav Koubek, Steve Clarke, Hong Myung-bo, dan Marcelo Bielsa termasuk yang lebih dulu berpisah dengan timnya setelah gagal melewati fase grup. Sementara itu, Sebastián Beccacece, Ronald Koeman, Julian Nagelsmann, Javier Aguirre, Carlos Queiroz, dan Roberto Martínez menyusul setelah tim masing-masing terhenti di babak 16 besar.
Dengan masuknya Martínez, daftar pelatih yang tidak bertahan setelah turnamen menjadi semakin panjang. Situasi ini memperlihatkan betapa cepat hasil Piala Dunia 2026 berdampak pada posisi pelatih tim nasional.
Source: holanews.com






