Rieke Diah Pitaloka kembali ke layar lebar lewat film Seni Merayu Tuhan di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR. Proyek ini tetap bisa dijalani karena jadwal syutingnya hanya diatur pada akhir pekan atau di luar agenda kedewanan.
Pilihan Rieke bukan sekadar soal kesempatan tampil di film baru, tetapi juga karena ceritanya terasa sangat dekat dengan kehidupannya saat ini. Di film itu, ia memerankan seorang ibu yang harus menghadapi anak yang mulai beranjak remaja dan perlahan punya dunia sendiri.
Peran yang Menyentuh Kehidupan Sehari-hari
Rieke menilai naskah film ini terasa personal karena situasi serupa sedang ia alami di rumah. Dua anaknya kini sudah duduk di bangku SMP dan SMA, sehingga mulai sibuk dengan aktivitas, pergaulan, dan ruang mandiri mereka masing-masing.
Ia mengaku perubahan itu datang begitu cepat. Rieke masih mengingat masa ketika kedua anaknya selalu ikut ke mana pun dirinya pergi, termasuk saat rapat dan berbagai kegiatan lainnya.
Pengalaman yang Banyak Dialami Para Ibu
Bagi Rieke, fase ketika anak mulai tumbuh dewasa sering membawa jarak yang perlahan terasa di rumah. Ia sempat merasakan kesepian saat anak-anaknya makin mandiri, dan pengalaman itu membuatnya memahami emosi yang dialami banyak ibu.
“Film ini juga sangat penting untuk para ibu,” ujarnya, menegaskan bahwa cerita seperti ini bisa mewakili perasaan banyak perempuan yang melihat hubungan dengan anak mulai berubah seiring usia.
| Informasi Utama | Detail |
|---|---|
| Judul film | Seni Merayu Tuhan |
| Peran Rieke | Seorang ibu yang menghadapi anak yang mulai beranjak remaja |
| Jadwal syuting | Akhir pekan atau di luar agenda kedewanan |
| Durasi pengambilan gambar | Sekitar 3 sampai 5 hari |
| Jumlah anak Rieke | 2 anak, kini SMP dan SMA |
Makna Cerita Tentang Jarak Orang Tua dan Anak
Lewat film ini, Rieke ingin menunjukkan bahwa perubahan sikap anak bukan berarti kasih sayang kepada orang tua berkurang. Menurutnya, jarak yang mulai tercipta merupakan bagian alami dari proses tumbuh dewasa.
Ia menilai orang tua perlu memahami bahwa anak yang mulai mandiri tetap berada dalam jalur yang wajar. Dalam pandangannya, fase itu adalah bagian dari perjalanan anak menjadi pribadi yang lebih matang.
Seni Merayu Tuhan merupakan adaptasi dari buku berjudul sama karya Habib Husein Ja’far Al-Hadar. Film drama ini disutradarai Cesa David Luckmansyah dan diproduksi Wahana Kreator.
Film tersebut dibintangi Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, dan Arie Kriting. Seni Merayu Tuhan dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
