Render Case iPhone Ultra Bocor, Super Tipis Tapi Malah Tanpa MagSafe

Bocoran render case iPhone Ultra kembali membuat rumor foldable Apple jadi sorotan. Dari gambar yang beredar di Weibo, perangkat itu terlihat sangat tipis dan justru disebut tidak membawa MagSafe bawaan.

Sorotan terbesar ada pada arah desain yang tampak berbeda dari iPhone biasa. Apple disebut sedang mengejar bodi ramping dengan kompromi pada beberapa elemen yang selama ini sudah identik dengan lini iPhone modern.

Bodi tipis dengan susunan tombol tak biasa

Render case menunjukkan iPhone Ultra dalam kondisi terbuka terlihat sangat tipis. Mengutip GSMArena pada 29/5/2026, ketebalannya dirumorkan sekitar 4,7 mm saat dibentangkan dan 9,23 mm ketika dilipat.

Jika angka itu akurat, perangkat ini berpotensi masuk jajaran smartphone foldable tertipis di pasaran. Desainnya juga tampak tidak mengikuti pola iPhone reguler, karena tombol volume ditempatkan di bagian atas dan tombol power berada di sisi kanan.

Di bawah tombol power, terlihat potongan kecil yang diduga menjadi area antena. Detail itu memperkuat kesan bahwa Apple sedang menyusun ulang tata letak bodi untuk format lipat yang lebih ekstrem.

MagSafe bawaan dikabarkan absen

Hal yang paling menyita perhatian justru datang dari dugaan absennya dukungan MagSafe bawaan. Dari render yang beredar, iPhone Ultra disebut tidak memiliki komponen magnetik tersebut di dalam bodinya.

Jika rumor ini tepat, pengguna kemungkinan harus memakai case khusus agar tetap bisa menikmati pengisian daya magnetik ala MagSafe. Situasi itu menarik karena MagSafe selama ini sudah menjadi salah satu identitas penting pada iPhone modern.

Belum ada konfirmasi resmi dari Apple soal keputusan tersebut. Namun, absennya MagSafe bawaan disebut berkaitan dengan ruang internal yang sangat terbatas pada perangkat lipat setipis ini.

Modul kamera sederhana, tapi tetap membawa sensor utama besar

Bagian belakang perangkat juga ikut mencuri perhatian karena menampilkan modul kamera ganda. Susunannya disebut mirip dengan rumor iPhone Air yang sebelumnya sempat beredar.

Modul kameranya tampak sederhana, dengan dua sensor utama yang ditempatkan dalam satu area memanjang. Untuk spesifikasi, iPhone Ultra dirumorkan membawa kamera utama 48 MP.

Di sisi performa, perangkat ini disebut akan memakai chipset A20 Pro terbaru. Chip tersebut digambarkan sebagai penerus seri A19 pada generasi iPhone sebelumnya, sehingga Apple tetap terlihat menempatkan performa tinggi sebagai prioritas.

Layar lebar, Touch ID, dan baterai besar

Dari sisi layar, iPhone Ultra dikabarkan membawa panel luar 5,5 inci dan layar utama 7,8 inci saat dibuka penuh. Rasio layarnya disebut lebih lebar dibanding sebagian besar smartphone foldable yang ada saat ini.

Pendekatan itu dinilai ditujukan untuk mendukung multitasking dan konsumsi konten. Di saat yang sama, Apple juga disebut akan menghadirkan kembali Touch ID yang terintegrasi ke tombol power.

Kehadiran Touch ID menarik karena Apple selama beberapa tahun terakhir lebih mengandalkan Face ID pada lini iPhone premium. Rumor lain menyebut kapasitas baterainya berada di kisaran 5.500 mAh, angka yang tergolong besar untuk perangkat foldable super tipis.

Meski masih sebatas bocoran, render case ini memberi gambaran yang lebih jelas tentang arah desain iPhone Ultra. Apple tampaknya ingin membawa foldable ke pasar dengan pendekatan yang tipis, minimalis, dan cukup berbeda dari kompetitor Android yang lebih dulu hadir.

Source: www.idntimes.com
Terkait