Warga yang biasa melintas di Cileungsi, Gunung Putri, dan Cikeas perlu menyesuaikan perjalanan pada Rabu (1/7/2026). Sebab, ada rekayasa lalu lintas yang diberlakukan karena kunjungan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke kawasan Satlat Brimob Cikeas.
Pengaturan ini tidak hanya berlaku pada pagi hari, tetapi juga saat rombongan VVIP meninggalkan lokasi. Dengan dua tahap pengamanan itu, sejumlah ruas jalan diperkirakan mengalami penutupan sementara dan arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif.
Jadwal penutupan dan pengamanan
Tahap pertama pengamanan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Pada jam tersebut, jalur dari arah Tol Jatikarya menuju lokasi kegiatan akan ditutup sementara.
Akses menuju jalur yang akan dilintasi rombongan Presiden juga ikut ditutup selama pengamanan berlangsung. Kendaraan yang keluar dari kawasan Cibubur Country pada saat itu hanya diperbolehkan berbelok ke kanan.
Setelah rangkaian acara selesai, pengamanan kembali diberlakukan saat rombongan Presiden dan Wakil Presiden diperkirakan melintas mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Pada fase ini, petugas akan menutup total ruas jalan yang menjadi lintasan rombongan.
Kasatlantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan pengaturan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas. Langkah tersebut juga ditujukan untuk meminimalkan potensi kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta seluruh rangkaian kegiatan.
Rute yang dialihkan petugas
Satlantas Polres Bogor juga menerapkan rekayasa arus kendaraan di Simpang Multifungsi Cikeas–Gunung Putri pada waktu yang sama dengan pengamanan pagi. Titik ini menjadi fokus pengaturan karena berkaitan langsung dengan kelancaran jalur masyarakat dan lintasan VVIP.
| Kondisi | Arah Kendaraan | Jalur Alternatif |
|---|---|---|
| Pengalihan arus | Bojong Nangka menuju Nagrak | Jalan Pilar lalu Jalan Letda Nasir |
| Pengalihan arus | Nagrak menuju Bojong Nangka | Jalan Letda Nasir lalu Jalan Pilar |
Kebijakan itu disiapkan agar kendaraan umum dan kendaraan pribadi tetap punya pilihan rute meski akses utama dibatasi. Pengguna jalan yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut diminta memperhatikan arahan petugas di lapangan.
Imbauan bagi pengguna jalan
Polisi mengingatkan masyarakat untuk mengikuti pengaturan yang telah disiapkan selama kegiatan kenegaraan berlangsung. Kepatuhan pada arahan petugas dinilai penting agar mobilitas tetap berjalan lancar di tengah pembatasan akses.
Warga juga diminta mengatur waktu keberangkatan sesuai jam rekayasa lalu lintas. Imbauan ini terutama berlaku bagi pengguna jalan yang menuju kawasan Cileungsi, Gunung Putri, Cikeas, Bojong Nangka, Nagrak, dan akses dari Tol Jatikarya.
Dengan dua tahap pengamanan, pola perjalanan di kawasan itu berpotensi berubah selama beberapa jam. Penggunaan jalur alternatif seperti Jalan Pilar dan Jalan Letda Nasir menjadi opsi utama untuk menghindari titik penutupan dan menekan risiko terjebak kepadatan.
Afif menyampaikan imbauan itu dalam keterangannya pada 29/6/2026. Ia meminta seluruh warga memperhatikan pengaturan lalu lintas yang akan diberlakukan agar aktivitas pagi hari tetap bisa berjalan lebih tertib.
Source: otomotif.kompas.com






