Redmi Watch 6 Meluncur Global, Layar 2.000 Nits Dan Baterai 24 Hari Menekan Rival

Redmi Watch 6 resmi melangkah ke pasar global dengan kombinasi yang langsung mencuri perhatian: layar super terang 2.000 nits dan klaim baterai hingga 24 hari. Di kelas menengah, paket seperti ini membuatnya tampil sebagai penantang serius bagi smartwatch lain yang masih mengandalkan kompromi antara daya tahan, tampilan, dan fitur.

Peluncuran global perangkat ini dilakukan di beberapa negara sekaligus, yaitu Polandia, Rumania, dan Thailand. Xiaomi juga menyiapkan varian NFC untuk Polandia, sehingga model yang dijual di tiap pasar tidak sepenuhnya sama.

Layar AMOLED yang dibuat untuk penggunaan harian

Redmi Watch 6 membawa layar AMOLED 2,07 inci dengan refresh rate 60Hz dan kepadatan 324ppi. Kombinasi ini ditujukan agar tampilan tetap tajam, halus, dan nyaman dibaca untuk aktivitas harian.

Xiaomi memberi bezel simetris tipis 2mm dan rasio layar-ke-bodi 82 persen. Puncak kecerahan 2.000 nits menjadi salah satu nilai jual paling kuat karena membuat layar tetap mudah dilihat di bawah sinar matahari langsung.

Jam ini juga mendukung always-on display dan raise-to-wake. Dua fitur tersebut membantu pengguna melihat informasi penting lebih cepat tanpa harus banyak menyentuh layar.

Bodi lebih tipis, tetap ditujukan untuk pemakaian aktif

Di sisi desain, Redmi Watch 6 hadir dengan ketebalan 9,9 milimeter dan memakai bodi unibody berbahan paduan aluminium. Xiaomi menyebut perangkat ini 1,4 milimeter lebih tipis dibanding generasi sebelumnya.

Perusahaan juga mengklaim material bodinya memiliki tingkat kekerasan 20 persen lebih tinggi dengan titik luluh 40 persen lebih tinggi. Peningkatan ini diarahkan agar jam terasa lebih kuat, tetapi tetap nyaman dipakai sepanjang hari.

Ada pula tombol fisik di sisi perangkat yang punya fungsi praktis. Tombol ini bisa dipakai untuk membuka pusat kendali, mengakses menu daya, dan menjalankan shortcut kontak darurat dengan menekan tiga kali.

Baterai 550mAh jadi sorotan utama

Nilai jual terbesar Redmi Watch 6 datang dari baterai 550mAh yang diklaim tahan hingga 24 hari untuk penggunaan ringan. Untuk penggunaan normal, daya tahannya disebut mencapai 12 hari, sedangkan pada penggunaan intensif masih diperkirakan bertahan sekitar tujuh hari.

Daya tahan seperti ini membuat perangkat terasa efisien untuk pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi ulang. Kombinasi tersebut juga relevan untuk pemakaian harian maupun saat berolahraga.

Fitur olahraga dan kesehatan dibuat lengkap

Redmi Watch 6 mendukung lebih dari 150 mode olahraga untuk memantau berbagai jenis aktivitas fisik. Xiaomi juga menyematkan GNSS independen dengan antena L1 ganda serta dukungan lima sistem navigasi.

Sistem navigasi itu dapat memilih antena dengan sinyal paling kuat secara otomatis sesuai cara penggunaan. Fitur ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi lokasi saat dipakai berlari atau bersepeda di luar ruangan.

Untuk ketahanan, smartwatch ini mengantongi sertifikasi 5ATM. Artinya, perangkat tetap aman dipakai saat hujan maupun ketika berenang.

Di sisi kesehatan, Redmi Watch 6 menawarkan pemantauan detak jantung 24 jam, pelacakan kadar oksigen darah, pemantauan stres, dan analisis kualitas tidur. Xiaomi juga menambahkan latihan pernapasan, peringatan detak jantung abnormal, notifikasi kadar oksigen darah rendah, serta fitur manajemen kesehatan wanita.

NFC dan getaran yang lebih responsif

Xiaomi membekali Redmi Watch 6 dengan motor linier yang mendukung lebih dari 20 pola getaran. Fitur ini membantu notifikasi, alarm, dan pengingat kesehatan terasa lebih responsif saat digunakan.

Untuk model NFC, Xiaomi menambahkan dukungan pembayaran digital tanpa kontak melalui Mastercard dan Visa. Fitur ini tersedia pada varian yang dipasarkan di Polandia.

Soal harga, Redmi Watch 6 dijual di Thailand dengan banderol 3.190 baht Thailand atau sekitar Rp1,7 jutaan. Varian NFC di Polandia dibanderol 499 zloty Polandia atau sekitar Rp2,4 jutaan.

Source: www.gadgetdiva.id

Terkait