Pekan ini memperlihatkan satu pola yang makin jelas di pasar perangkat konsumen: produsen tidak lagi sekadar menambah spesifikasi, tetapi memilih satu senjata utama untuk benar-benar menonjol. Redmi Turbo 5, Sharp Aquos R11, dan DJI Osmo Pocket 4P adalah tiga contoh paling tegas dari arah itu.
Di satu sisi ada ponsel dengan baterai jumbo. Di sisi lain ada flagship yang menekan kamera tele, lalu ada kamera gimbal genggam yang mencoba menggabungkan portabilitas dengan fitur kelas pro.
Baterai besar jadi kartu utama Redmi Turbo 5
Redmi Turbo 5 resmi meluncur di India dengan fokus utama pada daya tahan. Perangkat ini membawa baterai 7.540mAh, salah satu angka terbesar yang paling menonjol dalam daftar peluncuran pekan ini.
Xiaomi juga memasangkannya dengan chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra dan dukungan pengisian cepat 100W. Untuk layar, Redmi Turbo 5 memakai panel AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz.
Harga awalnya dipatok di INR 35.999 dan penjualan dimulai pada 19 Juni. Kombinasi ini membuatnya jelas dibidik untuk pengguna yang mengutamakan baterai besar tanpa meninggalkan spesifikasi inti yang tetap kompetitif.
Sharp Aquos R11 mengandalkan kamera tele yang lebih serius
Sharp memilih jalur berbeda lewat Aquos R11, flagship terbarunya untuk pasar Jepang. Sorotan utamanya ada pada kamera tele 38,5MP dengan zoom optik 2,8x, sebuah pendekatan yang langsung memberi identitas kuat pada lini ini.
Ponsel tersebut ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dari Qualcomm. Sharp juga membekalinya dengan layar OLED 6,5 inci ber-refresh rate 240Hz, baterai 5.000mAh, dan Android 16 langsung dari kotak penjualan.
Peluncuran Aquos R11 dijadwalkan berlangsung di Jepang bulan depan. Sampai saat ini belum ada rencana perilisan global yang diumumkan.
| Perangkat | Fitur Paling Menonjol |
|---|---|
| Redmi Turbo 5 | Baterai 7.540mAh, pengisian cepat 100W |
| Sharp Aquos R11 | Kamera tele 38,5MP dengan zoom optik 2,8x |
| DJI Osmo Pocket 4P | Dual-camera, sensor utama 1 inci, lensa telefoto 60mm |
DJI Osmo Pocket 4P mengincar kreator yang butuh alat ringkas
DJI ikut menarik perhatian dengan Osmo Pocket 4P, kamera gimbal genggam dual-camera pertama dari perusahaan itu. Perangkat ini memadukan sensor utama 1 inci dengan lensa telefoto 60mm baru yang mendukung zoom optik 3x.
Dari sisi video, DJI mengeklaim perangkat ini mampu merekam hingga 4K 240fps. Perusahaan juga menyebut rentang dinamisnya mencapai 17 stop, sementara harga awalnya berada di CNY 3.799.
Osmo Pocket 4P sudah diluncurkan di China dan tersedia untuk pre-order di pasar tersebut. Dengan pendekatan ini, DJI tampak ingin menjaga daya tarik perangkat ringkas tanpa mengorbankan fleksibilitas perekaman.
Pasar makin terbelah oleh fitur yang sangat spesifik
Ketiga perangkat ini menunjukkan bahwa persaingan kini bergerak ke fitur yang makin tajam dan terfokus. Redmi Turbo 5 menekan stamina, Sharp Aquos R11 menguatkan fotografi tele, dan DJI Osmo Pocket 4P membawa format video ringkas ke level yang lebih serius.
Di saat yang sama, pasar juga terus dipenuhi rumor dan pengumuman lain. Apple kembali dirumorkan akan menaikkan RAM iPhone 18 dari 8GB menjadi 12GB untuk mendukung fitur AI di perangkat, sementara OnePlus mengonfirmasi kehadiran ponsel pertama seri N di India pada 30 Juni.
Honor turut menyiapkan X80 Pro Max dengan baterai 11.000mAh, Android 17 stabil mulai digulirkan ke ponsel Pixel, dan Oppo Find X10 Pro sudah mulai muncul lewat bocoran spesifikasi utama. Namun dari semua kabar pekan ini, tiga nama yang paling jelas mengarah ke diferensiasi produk tetap Redmi Turbo 5, Sharp Aquos R11, dan DJI Osmo Pocket 4P.
