Redmi Pad 2 datang dengan pesan yang cukup tegas: tablet murah tidak harus terasa serba tanggung. Dengan harga Rp2.999.000 untuk varian RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB, perangkat ini langsung masuk ke radar pengguna yang mencari tablet untuk kerja harian tanpa harus keluar biaya besar.
Di pasar tablet entri yang kembali ramai, kombinasi layar, baterai, dan efisiensi menjadi alasan utama mengapa perangkat ini lebih menarik dari sekadar tablet hiburan. techno.viva.co.id mencatat, fokus Xiaomi pada tiga sektor itu membuat Redmi Pad 2 tampak lebih serius untuk produktivitas ringan.
Layar 11 Inci 2.5K Jadi Pembeda Utama
Keunggulan paling menonjol ada pada panel 11 inci dengan resolusi 2.5K atau 2.560 x 1.600 piksel. Layar ini juga mendukung 1,07 miliar warna, refresh rate AdaptiveSync 90 Hz, dan kecerahan puncak 600 nit.
Kombinasi tersebut membuat teks kecil dan lembar kerja tetap nyaman dibaca. Dukungan DC Dimming serta sertifikasi tiga lapis TÜV Rheinland juga ditujukan untuk membantu mengurangi kelelahan mata saat dipakai lama.
| Aspek | Redmi Pad 2 |
|---|---|
| Ukuran layar | 11 inci |
| Resolusi | 2.5K, 2.560 x 1.600 piksel |
| Refresh rate | AdaptiveSync 90 Hz |
| Kecerahan maksimal | 600 nit |
| Warna | 1,07 miliar warna |
Helio G100-Ultra Masih Masuk untuk Kerja Harian
Di sisi performa, Xiaomi membekali tablet ini dengan MediaTek Helio G100-Ultra yang dibuat dengan fabrikasi 6 nm. Chipset itu dipasangkan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2.
Untuk kebutuhan administratif, mengetik artikel, mengerjakan dokumen lewat cloud, dan rapat daring, konfigurasi tersebut masih tergolong lancar. Namun, kapasitas RAM 4 GB akan terasa sempit jika terlalu banyak aplikasi produktivitas dibuka bersamaan.
Baterai 9.000 mAh menjadi penopang penting untuk penggunaan seharian. Dalam data resmi retail Erafone yang dikutip techno.viva.co.id, kapasitas ini disebut mampu menemani aktivitas kerja konstan tanpa harus sering mencari pengisi daya.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Chipset | MediaTek Helio G100-Ultra |
| Fabrikasi | 6 nm |
| RAM | LPDDR4X, 4 GB |
| Penyimpanan | UFS 2.2, 128 GB |
| Baterai | 9.000 mAh |
Bukan Untuk Beban Kerja Berat
Meski terlihat seimbang, Redmi Pad 2 tetap punya batas yang perlu diperhatikan. Untuk penyuntingan video 4K atau pemrosesan basis data berat, performanya disebut akan terhambat oleh GPU Mali-G57 MC2.
Artinya, tablet ini belum disiapkan sebagai pengganti laptop kelas berat. Tetapi untuk pelajar, penulis, dan pekerja lepas yang butuh layar nyaman serta daya tahan baterai panjang, paket yang ditawarkan terasa masuk akal.
Di bawah Rp3 juta, Redmi Pad 2 mengisi celah penting di kelas tablet murah. Ia tidak menjanjikan semuanya, tetapi memberi kombinasi yang sulit diabaikan bagi pengguna yang mencari perangkat ringan untuk produktivitas harian.







