Redmi Note 17 Pro Max mulai memberi sinyal menuju pasar global setelah namanya tercatat dalam database regulator Thailand. Model yang belum diumumkan Xiaomi ini menarik perhatian karena dirumorkan membawa baterai berkapasitas sangat besar, mencapai 10.000mAh.
Kemunculannya di database National Broadcasting and Telecommunications Commission atau NBTC belum memastikan tanggal peluncuran maupun negara pemasaran. Namun, sertifikasi regulator biasanya menjadi salah satu tahapan penting sebelum perangkat dipasarkan di luar China.
Nama Pro Max Tercatat Bersama Model Reguler
Database NBTC mencantumkan dua perangkat dalam lini yang sama, yaitu Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 Pro Max. Keduanya terdaftar dengan nomor model berbeda serta mendukung jaringan seluler generasi baru.
| Model | Nomor Model | Jaringan Tercatat | Status |
|---|---|---|---|
| Redmi Note 17 | 26081RA18G | GSM, WCDMA, LTE, NR | Sudah diluncurkan di China |
| Redmi Note 17 Pro Max | 2609FRA74G | GSM, WCDMA, LTE, NR | Belum diumumkan resmi |
Kode NR dalam dokumen tersebut mengonfirmasi dukungan 5G pada kedua perangkat yang terdaftar. Listing NBTC juga menunjukkan bahwa Redmi Note 17 dan varian Pro Max diproduksi di China.
Meski demikian, dokumen sertifikasi ini tidak menampilkan rincian harga, konfigurasi memori, maupun jadwal rilis. NBTC juga belum mengungkap negara mana saja yang akan menjadi tujuan pemasaran kedua ponsel tersebut.
Baterai 10.000mAh Masih Berstatus Rumor
Perhatian terbesar tertuju pada Redmi Note 17 Pro Max karena namanya belum pernah diperkenalkan secara resmi oleh Xiaomi. Berdasarkan informasi yang dimuat Gadgets360, perangkat ini dirumorkan membawa baterai berkapasitas 10.000mAh.
Jika bocoran tersebut benar, kapasitas baterainya akan jauh lebih besar dibandingkan Redmi Note 17 versi China. Model reguler yang telah meluncur di China memakai baterai 8.000mAh.
Kapasitas 10.000mAh akan menjadi salah satu pembeda paling mencolok untuk model Pro Max dalam lini ini. Namun, angka tersebut belum dapat dipastikan karena Xiaomi belum mengungkap spesifikasi resmi perangkat tersebut.
Rumor lain menyebut Redmi Note 17 Pro Max dapat menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7500. Informasi ini juga belum muncul dalam dokumen NBTC, sehingga masih perlu menunggu konfirmasi dari Xiaomi.
Potensi Kamera 200MP dan Selfie 32MP
Selain sektor daya, model Pro Max disebut berpotensi membawa kamera utama 200MP. Sensor yang dirumorkan digunakan adalah Samsung ISOCELL S5KHP5.
Susunan kameranya juga disebut dapat mencakup kamera ultra-wide 8MP untuk pemotretan dengan sudut pandang lebih lebar. Di bagian depan, Redmi Note 17 Pro Max diperkirakan memakai kamera 32MP untuk swafoto dan panggilan video.
Rangkaian spesifikasi itu akan menempatkan varian Pro Max lebih tinggi daripada Redmi Note 17 reguler yang sudah dijual di China. Meski begitu, konfigurasi kamera akhir tetap belum diketahui karena belum ada pengumuman resmi.
Redmi Note 17 China Menjadi Acuan Awal
Redmi Note 17 versi China telah diluncurkan pada awal bulan ini dengan harga mulai CNY 1.299. Ponsel ini menjalankan Android 16 berbasis HyperOS 3 dan menggunakan layar OLED berukuran 7 inci.
Untuk performa, model reguler tersebut ditenagai Snapdragon 4 Gen 4. Xiaomi juga membekalinya dengan satu kamera belakang 50MP dan kamera depan 8MP.
Redmi Note 17 China memiliki rating IP65 untuk perlindungan terhadap debu dan air. Di sektor pengisian daya, perangkat ini mendukung pengisian kabel 45W serta reverse wired charging 22,5W.
Spesifikasi model China belum tentu akan diterapkan sepenuhnya pada versi global yang nantinya muncul di pasar lain. Sertifikasi NBTC saat ini hanya memastikan keberadaan nomor model serta dukungan jaringan pada Redmi Note 17 Pro Max dan Redmi Note 17.
Kehadiran nama Pro Max membuka peluang Xiaomi menambah opsi yang lebih tinggi dalam keluarga Redmi Note 17 di pasar global. Kepastian mengenai nama pemasaran, spesifikasi final, harga, dan ketersediaannya masih menunggu pengumuman resmi perusahaan.
Source: www.gadgets360.com






