realme bersiap mendorong persaingan kelas menengah lewat realme C100, ponsel baru yang menaruh baterai 8000mAh sebagai daya tarik utama. Perangkat ini dijadwalkan meluncur pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 15.30 WIB, dan bisa disaksikan melalui live streaming di YouTube, Facebook, serta TikTok realme Indonesia.
Kapasitas sebesar itu menjadi sorotan karena realme menyebutnya sebagai Titan Battery. Perusahaan mengklaim daya tahannya sanggup mendukung lebih dari 11 jam gaming online, lebih dari 24 jam streaming video, dan lebih dari 20 jam navigasi GPS.
Baterai besar, dibuat untuk pemakaian berat
Di segmennya, baterai realme C100 diklaim 14% lebih besar dibanding kompetitor. Klaim ini menempatkan perangkat tersebut sebagai opsi yang ditujukan bagi pengguna dengan aktivitas padat sepanjang hari.
realme juga menguji C100 lewat AnTuTu All-Day Heavy Usage Test. Dalam skenario yang mensimulasikan gaya hidup mahasiswa modern seperti bermain gim, live streaming, navigasi, panggilan video, media sosial, dan AI, ponsel ini bertahan selama 10 jam penuh.
Hasil itu membuat realme C100 disebut meraih predikat Global No.1 dalam tes tersebut. Bagi realme, capaian ini memperlihatkan bahwa baterai besar bukan hanya unggul di angka spesifikasi, tetapi juga relevan untuk penggunaan nyata.
Dibekali fokus pada umur pakai panjang
Selain daya tahan harian, realme menonjolkan aspek ketahanan jangka panjang pada baterai C100. Perusahaan menyebut baterainya dirancang untuk mempertahankan lebih dari 80% battery health setelah 7 tahun penggunaan.
Ponsel ini juga didukung hingga 1.600 siklus pengisian. realme menyebut angka itu dua kali lipat dari standar Uni Eropa, sehingga umur pakai baterai ikut menjadi salah satu nilai jual utama.
Pendekatan ini penting karena kapasitas besar saja tidak selalu cukup. realme ingin menunjukkan bahwa C100 tetap bisa mempertahankan performa baterai dalam jangka panjang tanpa cepat turun kualitasnya.
Efisiensi daya dibuat berjalan otomatis
Di sisi sistem, realme C100 membawa AI Power Saving yang bekerja otomatis. Fitur ini menyesuaikan aktivitas latar belakang, refresh rate, pemrosesan video, dan konfigurasi layar agar konsumsi daya tetap efisien.
realme menyebut penghematan dari fitur tersebut mencapai sekitar 450mAh per hari. Dalam penggunaan harian, efisiensi itu setara dengan tambahan waktu pemakaian hingga 2 jam.
Keamanan baterai juga mendapat perhatian lewat Titan Battery Safety System. Sistem ini telah diuji terhadap suhu ekstrem, benturan fisik, dan overcharge.
Peluncuran membawa tiga model sekaligus
realme memastikan kehadiran C100 tidak berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari realme C100 Series. Ada tiga model yang akan diperkenalkan sekaligus dalam peluncuran di Indonesia.
Informasi soal harga, varian, dan promo disebut akan diumumkan saat acara peluncuran berlangsung. Sampai saat itu, detail komersial resminya masih belum dibuka.
Kehadiran seri ini memberi sinyal arah baru bagi lini C series. Fokusnya ada pada kombinasi baterai besar, efisiensi daya, dan durabilitas untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
realme sendiri bukan pemain baru dalam teknologi baterai. Brand ini sebelumnya dikenal sebagai Battery Tech Pioneer, termasuk lewat teknologi pengisian cepat 320W SuperSonic Charge dan pengembangan ponsel konsep dengan baterai 15.000mAh.
Dengan bekal itu, realme C100 terlihat sebagai langkah yang menegaskan kembali fokus perusahaan pada daya tahan. Untuk anak kampus, commuter, hingga pekerja lapangan, ponsel ini diposisikan sebagai perangkat yang siap menemani aktivitas panjang tanpa sering mencari colokan listrik.
Source: telset.id