Ratna Riantiarno Lepas Tafsir Lama, Rumah Sakit Jiwa Hadir dengan Nafas Baru

Ratna Riantiarno memilih tidak membawa tafsir lama saat kembali memerankan Ibu Dr. Rogusta dalam pementasan Rumah Sakit Jiwa. Setelah 35 tahun, ia justru membangun ulang karakternya dari awal agar tetap terasa dekat dengan penonton masa kini.

Kembalinya lakon legendaris Teater Koma itu juga membawa cara pandang baru di balik panggung. Naskah yang pernah dipentaskan pada 1991 kini dibaca ulang melalui pengalaman hidup pemain dan tim produksi yang sudah sangat berbeda.

Karakter Dibaca Ulang dari Perspektif Baru

Dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/7/2026), Ratna menyebut naskah Rumah Sakit Jiwa seperti karya yang dibaca lagi dari nol. Ia ingin memandangnya dari sudut dirinya hari ini, bukan dari pengalaman 35 tahun lalu.

Bagi Ratna, memerankan Ibu Dr. Rogusta kembali terasa seperti bertemu sahabat lama. Namun perjalanan hidup selama lebih dari tiga dekade membuatnya menemukan lapisan baru pada tokoh yang dulu ia mainkan saat masih muda.

Perbedaan itu terasa nyata karena pada 1991 anak-anaknya masih kecil, sedangkan kini mereka sudah dewasa. Putranya, Rangga Riantiarno, bahkan menjadi sutradara pementasan kali ini.

Pengalaman sebagai ibu dan kini oma ikut membentuk pemahamannya tentang relasi orang tua dan anak di dalam cerita. Ratna menilai orang tua seharusnya tidak memaksakan kehendak, melainkan memahami keinginan anak selama pilihan itu tidak mengarah pada hal negatif.

Menurut Ratna, kedewasaan hidup membuat peran ini terasa jauh lebih matang dibanding ketika ia pertama kali memainkannya puluhan tahun lalu. Itulah yang membuat pendekatannya kali ini berbeda tanpa mengubah inti tokohnya.

Teater Koma Menghidupkan Lagi Lakon Lama

Tak hanya tampil sebagai pemain, Ratna juga terlibat sebagai produser pementasan ini. Dari balik layar, ia mengaku bangga karena seluruh tim mencurahkan tenaga dan komitmen untuk menghidupkan kembali salah satu karya penting Teater Koma.

Ia menilai dedikasi para pemain, kru, dan tim produksi membuat proses pementasan kali ini terasa berkesan. Semangat kerja mereka disebut tidak jauh berbeda dari energi yang mengiringi pementasan 35 tahun lalu.

Rumah Sakit Jiwa pertama kali digarap pada 1991 oleh mendiang N. Riantiarno. Tiga setengah dekade kemudian, naskah itu kembali dihidupkan di bawah arahan Rangga Riantiarno.

Lakon ini berkisah tentang Rogusta, dokter muda yang baru bergabung di sebuah rumah sakit pimpinan Profesor Sidarita. Dengan pendekatan hangat dan empatik, ia mencoba menghadirkan cara baru untuk mempercepat pemulihan pasien.

Gagasan itu tidak diterima mulus. Upaya Rogusta memicu benturan dengan sistem lama dan pihak-pihak yang merasa kepentingannya terusik.

Jadwal Pementasan di TIM

Rumah Sakit Jiwa akan dipentaskan pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Pertunjukan dimulai pukul 19.30 WIB setiap hari, dengan tambahan sesi Sabtu, 1 Agustus, pukul 13.30 WIB.

Pada hari terakhir, Minggu, 2 Agustus, pementasan hanya digelar pada sesi siang pukul 13.30 WIB. Jadwal itu memberi kesempatan lebih luas bagi penonton untuk menyaksikan kembalinya salah satu lakon penting Teater Koma.

InformasiDetailKeteranganCatatan
Judul lakonRumah Sakit JiwaTeater KomaDipentaskan kembali
LokasiGraha Bhakti BudayaTaman Ismail MarzukiJakarta
Periode pentas30 Juli hingga 2 Agustus 202619.30 WIB harianSabtu dan Minggu ada jadwal tambahan/khusus
Source: lifestyle.bisnis.com
Terkait