Ramadhipa Buka Musim Di Barcelona, Modal Kemenangan Lama Dibawa Ke Misi Podium

Muhammad Kiandra Ramadhipa memulai musim baru Moto3 Junior World Championship 2026 dengan modal yang tidak kecil. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor itu langsung dihadapkan pada seri pembuka di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 21-24 Mei 2026, sebuah lintasan yang sudah pernah memberinya hasil manis.

Barcelona bukan lokasi asing bagi Ramadhipa. Di sirkuit yang sama, pebalap 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta, itu pernah meraih podium tertinggi saat tampil di European Talent Cup, sehingga seri pembuka ini punya nilai penting sebagai titik awal kampanyenya di level yang lebih tinggi.

Bekal kuat dari musim lalu

Ramadhipa datang ke Moto3 Junior World Championship dengan catatan musim sebelumnya yang menonjol. Ia menutup klasemen akhir European Talent Cup di posisi kelima setelah mengoleksi dua kemenangan dan satu podium tambahan, lalu juga finis kedelapan di Red Bull Rookies Cup.

Ia akan kembali turun dengan Honda NSF250RW bernomor #32. Nomor itu punya makna khusus karena pernah mengantarkannya mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan di European Talent Cup.

Musim ini juga menjadi musim kedua Ramadhipa berkompetisi di Eropa bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team. Pengalaman lintasan dari musim lalu menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di kelas Moto3 Junior World Championship.

Latihan intensif sejak awal Maret

Menjelang putaran pembuka, Ramadhipa menjalani persiapan panjang di Eropa sejak awal Maret. Program latihannya mencakup winter camp, latihan fisik, dan sesi tes motor bersama tim di Valencia serta Barcelona.

Rangkaian itu disusun untuk menjaga adaptasi Ramadhipa terhadap karakter sirkuit Eropa dan atmosfer balap yang lebih kompetitif. Di level ini, detail kecil seperti konsistensi fisik dan pemahaman lintasan bisa sangat menentukan hasil akhir.

Ramadhipa juga membawa pendekatan yang cukup realistis ke musim baru. Ia ingin tampil lebih baik dibandingkan tahun lalu, tetapi tetap fokus berkembang secara bertahap tanpa memberi tekanan berlebihan pada dirinya sendiri.

“Saya akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pebalap tetapi juga sebagai pribadi,” ujar Ramadhipa.

Target dekat podium

Di tengah ambisi itu, target terdekat Ramadhipa tetap jelas. Ia ingin mendekat ke posisi podium sambil memperbaiki capaian yang pernah ia raih saat masih tampil di European Talent Cup.

Ia juga menegaskan fokusnya bukan pada persaingan dengan pebalap lain, melainkan melawan dirinya sendiri. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Ramadhipa ingin menempatkan perkembangan performa sebagai prioritas utama di musim yang panjang.

Komitmen pembinaan Astra Honda

Kehadiran Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship menjadi bagian dari jalur pembinaan berjenjang Astra Honda untuk talenta muda Indonesia. General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen berkelanjutan untuk membawa pebalap muda ke level tertinggi balap internasional.

Andy berharap Ramadhipa terus berkembang, menikmati prosesnya, dan menampilkan performa terbaik sepanjang musim. Ia juga menilai kiprah Ramadhipa dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap internasional.

Musim Moto3 Junior World Championship 2026 sendiri akan berlangsung dalam tujuh putaran di Eropa. Selain Barcelona, seri lain digelar di Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.

Total ada 12 balapan sepanjang musim, dengan sebagian besar seri menghadirkan dua race dalam satu akhir pekan. Pada seri pembuka di Barcelona, latihan resmi dijadwalkan berlangsung pada Kamis dan Jumat, lalu kualifikasi pada Sabtu.

Dua balapan utama masing-masing berlangsung 14 lap pada Minggu. Race pertama dijadwalkan pukul 11.00 waktu setempat dan race kedua pukul 14.00 waktu setempat, atau 16.00 dan 19.00 WIB, dengan tayangan langsung tersedia di Youtube FIM MotoJunior.

Terkait