Qatar berhasil menyelamatkan satu poin dari Swiss lewat gol Boualem Khoukhi pada masa injury time di Levi’s Stadium, Santa Clara. Hasil 1-1 ini membuat Grup B Piala Dunia 2026 langsung berubah jadi persaingan yang sangat rapat.
Situasinya makin menarik karena semua tim di grup itu kini sama-sama mengoleksi satu poin. Kanada dan Bosnia-Herzegovina sebelumnya juga bermain imbang 1-1, sehingga tidak ada tim yang benar-benar bisa menjauh di awal fase grup.
Swiss sempat memegang kendali
Swiss lebih dulu membuka keunggulan melalui penalti pada menit ke-17. Remo Freuler dijatuhkan Mahmud Abunada di kotak terlarang, lalu Breel Embolo menuntaskan eksekusi dengan tenang untuk membawa Nati memimpin 1-0.
Tim asal Eropa itu sejatinya punya peluang mencetak gol lebih cepat. Dan Ndoye mendapatkan dua kesempatan pada menit kelima dan ke-10, tetapi penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Qatar tak menyerah sejak awal laga
Qatar memberi perlawanan sejak menit-menit pembuka dan hampir unggul ketika laga baru berjalan dua menit. Kesalahan Manuel Akanji dimanfaatkan Edmilson Junior untuk melepaskan tembakan, tetapi Gregor Kobel berhasil melakukan penyelamatan.
Setelah tertinggal, Qatar tetap menjaga intensitas serangan. Edmilson Junior kembali mendapat peluang menjelang babak pertama berakhir, namun Kobel lagi-lagi sigap mengamankan gawang Swiss.
Swiss dominan, tetapi gagal menuntaskan laga
Di babak kedua, Swiss tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan Qatar. Meski begitu, disiplin lini belakang Qatar membuat Granit Xhaka dan rekan-rekannya kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar bersih.
Swiss juga sempat membuang kesempatan untuk mengunci kemenangan lebih cepat. Ruben Vargas memilih melepaskan tembakan dari sudut sempit pada menit ke-75, padahal ada opsi mengoper kepada rekan setimnya yang berada dalam posisi lebih baik.
Gol telat Khoukhi mengubah arah pertandingan
Saat kemenangan Swiss hampir di depan mata, Qatar menemukan momen penting di masa injury time. Boualem Khoukhi menyambut umpan silang dengan sundulan dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol itu memastikan Qatar pulang dengan satu poin yang terasa sangat berharga. Bagi Swiss, hasil ini menjadi pukulan karena dominasi permainan mereka tidak berujung pada kemenangan.
Susunan pemain
Qatar menurunkan formasi 4-3-3 dengan Abunada di bawah mistar, serta Al-Oui, Pedro Miguel, Khoukhi, Ahmed, dan Laye di lini belakang. Lini tengah diisi Gaber, Madibo, dan Abdurisag, sedangkan sektor depan ditempati Edmilson dan Afif.
Swiss bermain dengan formasi 3-4-3 melalui Kobel sebagai kiper, lalu Akanji, Elvedi, dan Ricardo Rodríguez di belakang. Aebischer, Zakaria, Freuler, dan Xhaka mengisi lini tengah, sedangkan Ndoye, Vargas, dan Embolo menjadi tumpuan serangan.
Source: bola.bisnis.com






