Putri KW Waspadai Michelle Li, Indonesia Bidik Start Mulus Lawan Kanada

Tim Uber Indonesia membuka Grup C dengan menghadapi Kanada di Forum Horsens, Denmark, pada laga yang langsung memengaruhi peta persaingan. Kemenangan di pertandingan awal akan membantu Indonesia menjaga peluang menjadi juara grup dan meraih posisi undian yang lebih menguntungkan di fase gugur.

Sorotan utama tertuju pada Putri Kusuma Wardani yang menjadi salah satu tumpuan Indonesia di sektor tunggal putri. Ia menilai Kanada tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki kekuatan yang merata di semua sektor dan bisa memberi perlawanan ketat sejak awal.

Putri KW Waspadai Michelle Li

Nama Michelle Li menjadi perhatian khusus dalam persiapan Indonesia. Tunggal putri senior Kanada itu dinilai masih menunjukkan konsistensi tinggi di level atas dan berpotensi menjadi ancaman besar bagi Indonesia.

Putri melihat pengalaman Michelle Li dapat memberi nilai tambah bagi Kanada, terutama saat laga pembuka menuntut fokus penuh dari setiap pemain. Karena itu, sektor tunggal putri Indonesia perlu tampil disiplin dan siap menghadapi tekanan sejak poin pertama.

“Menurut saya kekuatan Kanada semua merata, dari tunggal maupun ganda. Mereka juga masih punya Michelle Li yang konsisten di level atas,” ujar Putri KW dalam keterangan resmi PP PBSI.

Start Awal Jadi Kunci

Di tengah kewaspadaan terhadap lawan, Putri juga menekankan pentingnya menjaga suasana tim tetap positif. Ia meminta seluruh pemain tampil lepas, menikmati pertandingan, dan tetap bertarung habis-habisan di lapangan.

Pandangan itu sejalan dengan karakter turnamen beregu yang menuntut kekompakan tinggi antarpemain. Menurut Putri, hasil menang atau kalah tidak perlu menjadi beban utama selama semua atlet tampil maksimal dan saling mendukung.

“Saya hanya menyampaikan siapa pun yang diturunkan harus bermain dengan enjoy dan pasti harus mati-matian. Tidak perlu memikirkan menang atau kalah karena di sini kami semua saling mendukung,” tegasnya.

Grup C Tidak Memberi Ruang Longgar

Indonesia tidak hanya berhadapan dengan Kanada di Grup C, tetapi juga Australia dan Taiwan. Komposisi itu membuat laga pertama terasa sangat penting karena bisa menentukan arah persaingan menuju posisi teratas grup.

Kondisi tersebut juga membuat setiap poin bernilai besar sejak awal penyisihan. Jika Indonesia mampu mengamankan start yang mulus, peluang untuk menjaga ritme dan kepercayaan diri tim akan lebih terbuka saat menghadapi dua lawan berikutnya.

Kedalaman Tim Jadi Modal Penting

Di nomor tunggal, Indonesia menyiapkan beberapa pemain muda sebagai bagian dari rotasi tim. Nama-nama seperti Putri KW, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi disiapkan untuk menjaga kedalaman skuad sepanjang fase grup.

Sektor ganda juga memberi Indonesia banyak pilihan. Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma, Amallia Cahaya Pratiwi, hingga Rachel Allessya Rose masuk dalam daftar pemain yang bisa diandalkan saat dibutuhkan.

Kombinasi pemain muda dan opsi rotasi tersebut menunjukkan Indonesia ingin menjaga keseimbangan tim, bukan hanya mengandalkan satu sektor. Dalam turnamen beregu seperti Piala Uber, kestabilan performa antarsektor sering menjadi pembeda saat menghadapi lawan yang merata.

Putri menegaskan fokus tim saat ini tertuju sepenuhnya pada laga perdana melawan Kanada. Setelah itu, Indonesia masih harus menjaga konsistensi saat menghadapi Australia dan Taiwan jika ingin benar-benar mengamankan posisi puncak Grup C.

Source: www.viva.co.id

Terkait