PSS Sleman Kunci Promosi, PSIS Tumbang 3-0 Di Maguwoharjo

PSS Sleman menutup laga terakhir Grup 2 Championship dengan kemenangan yang langsung mengunci promosi ke Super League 2026-2027. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026), tim asuhan Ansyari Lubis membungkam PSIS Semarang 3-0 dan memastikan posisi puncak klasemen akhir.

Hasil itu membawa Laskar Super Elang Jawa kembali ke kasta tertinggi dengan cara yang tegas. Mereka tidak hanya menang, tetapi juga tampil efisien pada duel penentuan yang menentukan nasib di akhir fase grup.

Tiga gol, tiga momen penting

PSS Sleman membuka keunggulan lewat Gustavo Tocantins pada menit ke-38. Gol itu membuat tuan rumah memimpin saat turun minum dan memberi kendali atas jalannya pertandingan.

Setelah jeda, PSS menjaga ritme permainan dan terus menekan PSIS. Haqi Junior kemudian menggandakan skor pada menit ke-58, sebelum Arda Alfareza menutup pesta gol lewat tendangan bebas pada menit ke-87.

Skor 3-0 menjadi penegasan bahwa PSS Sleman tampil efektif di laga paling penting. Mereka mencetak gol di momen berbeda dan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Puncak klasemen ditentukan detail kecil

Tambahan tiga poin membuat PSS Sleman mengoleksi 56 poin dari 27 pertandingan. Jumlah itu cukup untuk mengamankan tiket promosi sekaligus mengantar mereka ke partai final Championship melawan Garudayaksa FC menurut laporan Kompas.com.

Persaingan di papan atas Grup 2 berlangsung ketat sampai pertandingan terakhir. Persipura Jayapura juga mengakhiri fase ini dengan 56 poin setelah menang 2-0 atas Persiku Kudus, tetapi mereka tetap berada di bawah PSS Sleman.

Penentuan posisi akhirnya diputuskan lewat head-to-head dan selisih gol. PSS Sleman unggul dengan surplus 34 gol, sedangkan Persipura mencatat surplus 27 gol.

Persipura lanjut ke jalur playoff

Kondisi itu membuat Persipura Jayapura harus mencari jalan lain untuk promosi. Mereka akan menghadapi Adhyaksa FC Banten dalam playoff untuk memperebutkan satu slot tersisa di Super League.

Situasi tersebut memperlihatkan betapa rapatnya persaingan di Grup 2 Championship. Dua tim teratas sama-sama mencapai 56 poin, tetapi detail klasemen membuat hasil akhirnya berbeda jauh.

Laga terakhir Grup 2 penuh gol

Selain duel PSS Sleman dan PSIS Semarang, laga penutup Grup 2 juga diwarnai skor besar dari pertandingan lain. Barito Putera menang 8-3 atas Persipal FC, sementara Tornado Pekanbaru mengalahkan Persela Lamongan 5-0.

Rangkaian hasil itu menegaskan ketatnya persaingan sekaligus tingginya produktivitas gol di fase akhir grup. Di tengah banyaknya hasil mencolok, kemenangan bersih atas PSIS tetap menjadi sorotan utama karena langsung mengantar PSS Sleman kembali ke Super League.

Baca Juga

Back to top button