Minat awal terhadap pre-order GTA 6 memperlihatkan jarak yang sangat lebar di dua ekosistem konsol. Data yang beredar lewat IGN Finds menyebut PS5 sudah menjual enam kali lebih banyak salinan dibanding Xbox, sementara tekanan pada konsol Microsoft justru kian besar menjelang kenaikan harga perangkatnya.
Keunggulan itu datang di momen yang sangat penting bagi Sony. GTA 6 dipandang sebagai salah satu gim hiburan terbesar tahun ini, dan daya tariknya bukan hanya mendorong penjualan game, tetapi juga berpotensi menarik pembeli baru ke pasar hardware.
PS5 jauh melampaui basis konsol Xbox
Secara basis pengguna, PS5 memang sudah unggul cukup jauh. Sony melaporkan penjualan 93,7 juta unit untuk konsol generasi saat ini per 31 Maret 2026, sedangkan estimasi untuk Xbox Series X dan Series S berada di sekitar 34,7 juta unit.
Artinya, PS5 berada sekitar 2,7 kali lipat di atas rivalnya. Namun rasio pre-order GTA 6 yang disebut mencapai 6 banding 1 menunjukkan bahwa minat terhadap game ini condong lebih kuat ke ekosistem PlayStation daripada sekadar mengikuti perbedaan jumlah konsol terpasang.
GTA 6 ikut menghidupkan alasan membeli konsol baru
Efek GTA 6 tidak berhenti pada pemilik konsol yang sudah ada. Rockstar dinilai punya daya tarik budaya yang cukup kuat untuk membuat sebagian orang membeli perangkat baru agar bisa memainkan gim ini.
Karena itu, pre-order GTA 6 menjadi penting bukan hanya untuk penjualan software, tetapi juga untuk pasar hardware. Dalam situasi seperti ini, siapa yang punya posisi harga dan pemasaran lebih stabil akan lebih mudah menangkap permintaan tambahan.
| Ekosistem | Basis Konsol | Rasio Pre-Order GTA 6 |
|---|---|---|
| PS5 | 93,7 juta unit | 6x dibanding Xbox |
| Xbox Series X|S | 34,7 juta unit | 1x |
Kenaikan harga membuat Xbox makin sulit mengejar
Di sisi lain, Xbox justru menghadapi tekanan tambahan karena kenaikan harga konsolnya dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus. Kondisi itu berpotensi menekan minat pembelian Series X|S lebih jauh, terutama saat permintaan terhadap GTA 6 mulai mengarah ke platform lain.
Masalah harga juga sudah ikut memengaruhi PS5 dan PS5 Pro akibat kekurangan memori. Meski begitu, pada bulan-bulan menjelang perilisan GTA 6, perangkat Sony masih dinilai menawarkan nilai yang lebih kuat dibanding pesaingnya.
Jika Sony berhasil menghindari kenaikan harga baru sebelum musim liburan, peluangnya untuk memanfaatkan permintaan GTA 6 akan semakin besar. Stabilitas harga bisa menjadi pembeda penting ketika banyak pembeli menimbang ulang keputusan membeli konsol.
Promosi PlayStation terlihat lebih kuat
Sejumlah pengamat menilai promosi Xbox belum cukup agresif untuk menandingi momentum PlayStation. Saat pre-order dibuka, muncul pula indikasi kesepakatan antara Rockstar dan PlayStation yang menegaskan posisi gim ini di ekosistem Sony.
Label “Plays Best on PS5” ikut memperkuat kesan itu, lengkap dengan dukungan DualSense haptics dan Tempest 3D Audio. Di sisi lain, promosi Microsoft terlihat lebih minim, sehingga sebagian penggemar khawatir banyak pembeli akan menganggap GTA 6 seolah eksklusif untuk PS5.
Stok dan komponen juga menjadi hambatan
Tekanan Microsoft tidak hanya datang dari sisi pemasaran. Perusahaan itu juga disebut kesulitan menimbun cukup komponen untuk merakit konsol baru, sehingga kemampuan mereka memenuhi permintaan bisa ikut terdampak.
The Game Business melaporkan bahwa lonjakan permintaan GTA 6 mungkin akan menguras stok hardware, meski peningkatan penjualan Sony tidak selalu sebesar yang diperkirakan. Seorang retailer yang berbicara kepada situs itu mengatakan permintaan terhadap game Rockstar juga dapat menghabiskan persediaan konsol.
Dengan basis pengguna yang lebih besar, promosi yang lebih kuat, dan tekanan harga yang mengarah ke Xbox, pre-order GTA 6 saat ini memberi keuntungan awal yang jelas bagi PS5. Dalam beberapa bulan ke depan, pergerakan harga dan ketersediaan stok akan menentukan seberapa lama keuntungan itu bisa bertahan.
