Prabowo Subianto meminta Pindad menyiapkan mobil khusus yang memungkinkan dirinya tetap menyapa warga tanpa harus turun dari kendaraan. Permintaan itu muncul dari kebiasaan Prabowo yang ingin berinteraksi langsung dengan masyarakat saat kunjungan daerah, meski usianya sudah 75 tahun.
Gagasan tersebut ia sampaikan di Nganjuk, Jawa Timur, saat meluncurkan 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Di lokasi itu, Prabowo mengatakan ia kerap melihat warga keluar ke jalan untuk menyambut kedatangannya.
“Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan gak lucu, terpaksa aku berdiri. Bener gak, terpaksa aku berdiri. Bener. Rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita enggak kasih tangan. Jadi, aku coba kasih tangan,” kata Prabowo.
Ia juga menyinggung kondisi tangannya yang terasa sakit setelah beberapa kali kunjungan. Prabowo menyebut warga Jawa Timur punya jabat tangan yang kuat, termasuk para petani dan ibu-ibu yang ikut menyambut di lapangan.
“Abis 2-3 kali kunjungan harus pakai minyak khusus aku,” ujar Prabowo sambil bercerita soal kebiasaannya menyapa warga dari dekat. Menurut dia, warga sudah menunggu lama di bawah matahari, sehingga Presiden juga semestinya bisa memberi salam secara langsung.
Dari situ, Prabowo menyebut ingin meminta Pindad mendesain kendaraan yang membuat dirinya tetap tampak saat menyapa masyarakat. Ia menginginkan mobil khusus Presiden dengan kaca, kursi, dan posisi yang memungkinkan dirinya bisa berdiri di dalam kendaraan.
Mengarah ke Pindad
Permintaan itu diarahkan ke Pindad, perusahaan yang sebelumnya merancang Maung MV3 Garuda Limousine yang kini dipakai Prabowo sebagai mobil kepresidenan. Nama “Profesor Sigit” yang ia sebut merujuk ke Sigit Puji Santosa, Direktur Utama Pindad sekaligus Chief Technology Officer Danantara.
Pindad juga pernah membuat varian spesial Maung MV3 untuk kebutuhan seremonial. Unit tersebut dipakai sebagai Popemobile saat Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia pada September 2024.
Popemobile itu memiliki area belakang terbuka dengan penutup kaca di bagian atas. Di bagian tersebut, Paus bisa berdiri untuk menyapa warga dan juga duduk di kursi yang dapat berputar 360 derajat.
Prabowo sendiri telah menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine sejak hari pertama menjabat pada 20 Oktober 2024. Mobil itu juga sempat dibawa ke luar negeri untuk pertama kalinya saat Prabowo mengunjungi Filipina beberapa waktu lalu.
Permintaan mobil khusus ini memperlihatkan perhatian Prabowo pada cara ia berinteraksi dengan warga dalam kunjungan daerah. Ia ingin tetap bisa menyapa langsung tanpa kehilangan kenyamanan saat berada di dalam kendaraan.
Source: www.cnnindonesia.com






