PKB menyiapkan panggung Harlah ke-28 dengan langkah yang tidak biasa. Presiden RI Prabowo Subianto akan diundang hadir dalam puncak peringatan, bersama para pimpinan partai politik lain sebagai tamu kehormatan.
Undangan itu membuat perayaan ulang tahun PKB bukan sekadar acara internal. Agenda pada 23 Juli malam itu berpotensi menjadi ajang pertemuan para elite politik di tengah rangkaian acara yang sudah disusun sejak beberapa hari sebelumnya.
Puncak Acara dan Rangkaian Awal
Sekretaris OC Harlah PKB, Rivqy Abdul Halim, menyampaikan bahwa PKB akan menggelar pelantikan seluruh DPC partai secara serentak pada 22 Juli. Pelantikan ini ditempatkan sebagai momentum regenerasi kepemimpinan partai di tingkat daerah.
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dijadwalkan memimpin pelantikan tersebut di Jakarta. Setelah itu, pada 23 Juli pagi, PKB akan mengundang para kiai dari seluruh pesantren di Indonesia serta menggelar Ijtima Ulama di Jakarta.
| Agenda | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pelantikan DPC serentak | 22 Juli | Dipimpin Cak Imin di Jakarta |
| Undangan kiai dan Ijtima Ulama | 23 Juli pagi | Melibatkan kiai dari seluruh pesantren di Indonesia |
| Puncak Harlah PKB ke-28 | 23 Juli malam | Prabowo dan pimpinan parpol sahabat diundang |
| Mini soccer dan PKB Run | 25 Juli | Berlangsung di Senayan |
Tema Besar yang Diusung PKB
Harlah PKB ke-28 mengangkat tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”. Rivqy menjelaskan tema itu dipilih agar PKB ikut membicarakan arah ekonomi ke depan melalui diskusi publik bersama para pakar.
Di sisi lain, PKB juga menyiapkan agenda sosial dan kebudayaan. Penanaman pohon di Cempaka Putih akan diikuti DPC dan DPW di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
PKB turut merancang diskusi Artificial Intelligence untuk pesantren di seluruh Indonesia. Kegiatan ini ditargetkan melibatkan sedikitnya 10.000 pesantren, sehingga menjadi salah satu agenda yang paling menonjol dalam perayaan tahun ini.
Fokus pada Konsolidasi dan Program Sosial
Selain agenda politik dan keagamaan, PKB menyiapkan sumbangan pembangunan sekolah di Kalimantan Barat. Bantuan itu disebut terkait janji Cak Imin pada tahun lalu untuk mendukung pembangunan sekolah di daerah tersebut.
Di luar agenda utama, sejumlah badan partai juga akan menggelar kegiatan olahraga. Mini soccer dan PKB Run menjadi penutup rangkaian yang memperluas format harlah, dari forum politik hingga aktivitas publik yang lebih santai.
Dengan rangkaian yang padat, PKB memosisikan Harlah ke-28 sebagai ruang konsolidasi, regenerasi, dan pembahasan isu strategis. Ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan penguatan peran pesantren menjadi benang merah yang mengikat seluruh agenda tersebut.
