Selisih Rp200.000 menempatkan Poco X8 Pro dan Tecno Pova 8 5G dalam persaingan yang sangat ketat di kelas harga Rp5 jutaan. Dengan tambahan biaya tipis, Poco menawarkan peningkatan pada performa, layar, kamera, pengisian daya, hingga perlindungan bodi.
Tecno Pova 8 5G tetap punya alasan kuat untuk dipilih, terutama bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai. Kapasitas 8.000 mAh dan layar 144Hz membuatnya mengarah pada kebutuhan gaming serta penggunaan harian yang panjang.
Tambahan Rp200 Ribu Membuka Spesifikasi Lebih Tinggi
Varian 8GB RAM dan penyimpanan 256GB dari Tecno Pova 8 5G dibanderol Rp5.599.000. Sementara itu, Poco X8 Pro dengan kapasitas yang sama dipatok Rp5.799.000, berdasarkan perbandingan yang dimuat Medcom.
| Spesifikasi | Tecno Pova 8 5G | Poco X8 Pro |
|---|---|---|
| Harga 8GB/256GB | Rp5.599.000 | Rp5.799.000 |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 | MediaTek Dimensity 8500-Ultra |
| Layar | 6,76 inci IPS LCD 144Hz | 6,59 inci AMOLED 120Hz |
| Kamera belakang | 50MP + auxiliary | 50MP OIS + 8MP ultrawide |
| Baterai dan pengisian | 8.000 mAh, 45W | 6.500 mAh, 100W HyperCharge |
| Bobot | 225 gram | 201 gram |
Perbedaan paling besar terlihat pada dapur pacu kedua perangkat. Poco X8 Pro memakai MediaTek Dimensity 8500-Ultra berfabrikasi 4 nm dengan GPU Mali-G720 MC8, sedangkan Tecno menggunakan Dimensity 7100 6 nm dan GPU Mali-G610 MC2.
Komponen memori Poco juga lebih tinggi karena menggunakan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi tersebut mendukung proses membuka aplikasi, memuat game, memasang gim, dan membaca data dengan lebih cepat.
Layar AMOLED dan Kamera OIS Menjadi Pembeda
Poco X8 Pro membawa layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz. Panel ini mendukung Dolby Vision, HDR10+, tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits, serta lapisan Corning Gorilla Glass 7i.
Tecno Pova 8 5G mengandalkan layar IPS LCD yang lebih besar, yakni 6,76 inci. Refresh rate hingga 144Hz tetap menjadi nilai jual bagi pengguna yang menyukai pergerakan layar mulus saat menggulir konten atau bermain game.
Di sektor fotografi, kedua ponsel sama-sama mengusung kamera utama 50MP. Namun, kamera utama Poco telah dilengkapi OIS dan didampingi kamera ultrawide 8MP, sedangkan Tecno memakai kamera tambahan auxiliary.
Poco juga memiliki kamera depan 20MP, lebih tinggi daripada kamera depan 13MP pada Tecno. Susunan tersebut memberi Poco fleksibilitas lebih besar untuk kebutuhan foto ultrawide dan pengambilan gambar dengan stabilisasi optik pada kamera utama.
Tecno Membalas dengan Baterai 8.000 mAh
Keunggulan paling jelas dari Tecno Pova 8 5G adalah baterai berkapasitas 8.000 mAh. Angkanya lebih besar 1.500 mAh dibandingkan baterai 6.500 mAh yang dibawa Poco X8 Pro.
Kapasitas besar tersebut cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi atau sesi gaming yang panjang. Sebagai komprominya, Tecno mendukung pengisian cepat 45W, jauh di bawah 100W HyperCharge pada Poco.
Poco X8 Pro turut menyediakan reverse wired charging 27W untuk mengisi perangkat lain melalui kabel. Bobotnya juga lebih ringan di angka 201 gram, sementara Tecno Pova 8 5G memiliki bobot 225 gram.
Perlindungan Bodi Ikut Membuat Jarak Keduanya Terlihat
Poco membawa sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk perlindungan terhadap debu maupun air. Tecno mengantongi IP64 serta standar MIL-STD-810H, dengan desain belakang Round Matrix Display yang menegaskan karakter gaming-nya.
Fitur pelengkap Poco mencakup pemindai sidik jari di dalam layar dan audio stereo Dolby Atmos Hi-Res. Tecno memakai sensor sidik jari di sisi bodi serta mendukung Dolby Atmos.
Bagi pembeli yang mengejar performa lebih tinggi, panel AMOLED, kamera dengan OIS, pengisian 100W, dan perlindungan bodi lebih lengkap, Poco X8 Pro menawarkan paket yang sulit diabaikan dengan selisih Rp200.000. Tecno Pova 8 5G lebih relevan bagi pengguna yang menempatkan baterai 8.000 mAh dan layar 144Hz sebagai kebutuhan utama.







