Poco X8 versi reguler yang sempat dianggap tidak jadi dirilis kini kembali memunculkan tanda keberadaan. Nama perangkat itu ditemukan dalam kode sumber HyperOS, membuka kemungkinan Xiaomi masih menyiapkannya untuk lini Poco X8.
Kabar ini menarik karena perangkat tersebut diduga menggunakan basis Redmi Note 17 Pro 5G versi China. Bila pola rebranding itu benar, Poco X8 berpeluang membawa peningkatan besar pada sektor baterai, dengan kapasitas yang disebut bisa mencapai 9.000 mAh.
Nama Poco X8 Kembali Terdeteksi
Jejak Poco X8 ditemukan oleh pengguna X, Kacper Skrzypek, ketika menelusuri kode sumber HyperOS. Kode itu juga memuat petunjuk awal mengenai konfigurasi kamera yang dapat dikaitkan dengan model tersebut.
Sejauh ini, Poco X8 disebut memiliki kamera utama 50 MP serta sensor kedalaman 2 MP. Informasi tersebut belum mengungkap detail lain seperti chipset, layar, pengisian daya, atau jadwal peluncurannya.
Kemunculan kode ini mengubah anggapan bahwa Poco X8 reguler telah dibatalkan. Sebelumnya, perhatian lebih banyak tertuju pada Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max yang disebut sudah diumumkan pada Maret.
| Model | Status | Informasi yang Diketahui |
|---|---|---|
| Poco X8 | Terdeteksi di kode HyperOS | Kamera utama 50 MP dan sensor kedalaman 2 MP |
| Poco X8 Pro | Sudah diumumkan pada Maret | Varian Pro dalam lini Poco X8 |
| Poco X8 Pro Max | Sudah diumumkan pada Maret | Varian Pro Max dalam lini Poco X8 |
Potensi Rebranding dari Redmi
Susunan kamera yang muncul dalam kode tersebut mengarah pada dugaan bahwa Poco X8 akan menjadi versi Poco dari Redmi Note 17 Pro 5G. Model Redmi itu baru diperkenalkan di China bersama Redmi Note 17 reguler.
Strategi memakai perangkat Redmi sebagai dasar ponsel Poco bukan hal baru dalam ekosistem Xiaomi. Namun, kesamaan basis perangkat tidak otomatis menjamin seluruh spesifikasi Poco X8 akan sama persis dengan model Redmi yang dijual di China.
Jika Xiaomi menerapkan spesifikasi basis tersebut secara penuh, baterai menjadi bagian yang paling menonjol. Redmi Note 17 Pro 5G dikaitkan dengan baterai berkapasitas 9.000 mAh, jauh lebih besar dibanding ekspektasi umum untuk ponsel Poco versi reguler.
Kapasitas sebesar itu berpotensi menjadi nilai jual utama Poco X8 bila benar hadir di pasar global. Meski begitu, belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi mengenai kapasitas baterai, nama pemasaran, maupun negara tujuan perangkat ini.
Versi Eropa Bisa Berbeda
Varian Poco X8 untuk Uni Eropa berpotensi tidak menggunakan baterai dengan kapasitas yang sama seperti versi berbasis China. Regulasi di wilayah tersebut disebut dapat menyulitkan produsen dalam mengimpor baterai sel tunggal berkapasitas sangat besar.
Karena itu, Xiaomi bisa saja melakukan penyesuaian kapasitas untuk pasar tertentu. Kemungkinan tersebut membuat angka 9.000 mAh belum dapat dipastikan akan tersedia pada setiap versi Poco X8 yang nantinya beredar.
GSM Arena melaporkan bahwa model global masih berpeluang memperoleh peningkatan baterai yang signifikan, meski mungkin tidak mencapai kapasitas tertinggi. Perbedaan spesifikasi antarwilayah juga dapat memengaruhi daya tarik perangkat ini bagi calon pembeli di tiap pasar.
Laporan yang sama turut menyinggung Redmi Note 17 Pro versi global yang kemungkinan mendapat kamera ultrawide 8 MP di bagian belakang. Namun, tambahan kamera itu belum dapat dikaitkan langsung dengan Poco X8 karena temuan yang tersedia baru menunjukkan kamera utama 50 MP dan sensor kedalaman 2 MP.
Untuk saat ini, kode HyperOS menjadi petunjuk paling kuat bahwa Poco X8 reguler masih masuk dalam rencana produk Xiaomi. Kepastian mengenai rebranding, kapasitas baterai, dan wilayah pemasaran baru akan terlihat setelah perusahaan mengungkap perangkat tersebut secara resmi.
Source: www.gsmarena.com






