POCO Pad C1 langsung menarik perhatian di kelas tablet murah karena menawarkan layar 2K 120Hz dan baterai besar dengan harga mulai Rp2 jutaan. Kombinasi ini membuat perangkat tersebut terasa lebih ambisius dibanding banyak tablet lain di rentang harga serupa.
Selama masa penjualan perdana, varian RAM 4GB dan memori 64GB dijual Rp2.299.000 dari harga normal Rp2.399.000. Di segmen ini, POCO menargetkan pengguna yang butuh tablet untuk hiburan, belajar, dan aktivitas harian tanpa harus membayar mahal.
Layar besar yang jadi nilai jual utama
POCO Pad C1 memakai panel IPS LCD 9,7 inci dengan rasio 16:10. Resolusi 2.048 x 1.280 piksel membuat tampilan terlihat tajam saat dipakai menonton film, membaca dokumen, atau menjelajahi aplikasi.
Refresh rate 120Hz memberi pengalaman visual yang lebih mulus saat berpindah menu dan membuka aplikasi. Kecerahan yang mencapai 600 nits juga membantu layar tetap terbaca ketika digunakan di luar ruangan.
Tablet ini turut membawa tiga sertifikasi TÜV Rheinland, yaitu perlindungan cahaya biru, flicker free, dan circadian friendly. Sertifikasi itu ditujukan untuk membantu mengurangi ketegangan mata saat layar digunakan dalam waktu lama.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Ukuran layar | 9,7 inci |
| Resolusi | 2.048 x 1.280 piksel |
| Refresh rate | 120Hz |
| Kecerahan | 600 nits |
Performa cukup untuk kebutuhan harian
Di sektor dapur pacu, POCO Pad C1 mengandalkan chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2 dari Qualcomm. Prosesornya diklaim mampu melaju hingga 2,9GHz, yang cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi harian dengan lancar.
POCO menyediakan dua opsi konfigurasi, yakni RAM 4GB dengan penyimpanan 64GB, serta RAM 6GB dengan memori 128GB. Penyimpanan internalnya juga masih bisa diperluas lewat kartu microSD hingga 2TB.
Untuk hiburan dan penggunaan ringan, kombinasi ini dibuat agar tetap nyaman. Speaker stereo yang ikut disematkan memberi dukungan audio yang lebih imersif saat menonton video atau bermain game kasual.
| Varian | RAM | Penyimpanan |
|---|---|---|
| Model 1 | 4GB | 64GB |
| Model 2 | 6GB | 128GB |
Baterai jumbo dan fitur yang membuatnya fleksibel
Salah satu daya tarik terbesar ada pada baterai 7.600mAh. POCO menyebut kapasitas ini dapat menemani aktivitas sepanjang hari dan dalam penggunaan normal bisa bertahan hingga sekitar 1,7 hari.
Pengisian daya didukung fast charging 18W. Ada juga reverse charging 10W, sehingga tablet ini bisa dipakai sebagai sumber daya darurat untuk ponsel saat dibutuhkan.
Fitur tersebut membuat POCO Pad C1 terasa lebih fleksibel ketika dipakai di luar rumah. Dalam kondisi tanpa colokan listrik, perangkat ini masih bisa membantu menjaga perangkat lain tetap menyala.
Desain metal dan sistem yang lebih modern
POCO Pad C1 hadir dengan desain metal unibody yang memberi kesan premium. Bodinya dibuat ramping agar tetap nyaman digenggam meski membawa baterai besar.
Perangkat ini telah melewati lebih dari 40 pengujian kualitas sebelum dipasarkan. Pilihan warna Grey dan Blue memberi opsi tampilan yang sederhana namun tetap modern.
Di sisi perangkat lunak, tablet ini menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini membawa fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk Google Gemini dan Circle to Search with Google.
Xiaomi Interconnectivity juga hadir untuk memudahkan integrasi dengan perangkat Xiaomi dan POCO lain. Fitur itu memungkinkan pemindahan file, berbagi layar, hingga akses notifikasi ponsel melalui tablet.
Untuk konektivitas, POCO Pad C1 mendukung Wi-Fi 5 dual band dan Bluetooth 5.0. Port audio 3,5mm masih tersedia bagi pengguna yang ingin tetap memakai headset kabel.
Harga agresif di kelas tablet murah
Varian 4GB/64GB dijual Rp2.399.000 secara normal dan turun menjadi Rp2.299.000 selama periode penjualan perdana pada 24 Juni hingga 7 Juli 2026. Harga ini membuat POCO Pad C1 tampil sebagai salah satu opsi yang cukup berani di kelas tablet terjangkau.
Dengan layar 2K 120Hz, baterai 7.600mAh, Snapdragon 6s 4G Gen 2, dan fitur AI modern, tablet ini jelas menyasar pelajar, pekerja, dan pengguna yang ingin perangkat serbaguna untuk kebutuhan harian. Di rentang harga tersebut, POCO mencoba menawarkan paket yang terasa lebih lengkap dari sekadar tablet murah.







