
Persib Bandung menutup Super League 2025/2026 dengan cara paling meyakinkan: memastikan gelar juara dan mengunci hattrick kampiun. Hasil imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sudah cukup untuk membawa Pangeran Biru berdiri di puncak klasemen dengan 79 poin.
Drama gelar sempat terasa sampai laga terakhir karena Borneo FC Samarinda juga mengakhiri musim dengan 79 poin. Namun, Persib unggul rekor head-to-head atas Pesut Etam, sehingga trofi tetap berhak dibawa pulang ke Bandung.
Persib tutup musim dengan konsistensi tinggi
Keberhasilan itu menegaskan stabilitas Persib sepanjang musim di bawah arahan Bojan Hodak. Sepanjang kompetisi, Persib hanya menelan tiga kekalahan.
Catatan tersebut memperlihatkan betapa rapatnya persaingan di papan atas, sekaligus menjelaskan mengapa gelar baru benar-benar pasti di akhir musim. Persib tidak hanya bertahan di jalur juara, tetapi juga menjaga ritme sampai laga penentuan selesai.
Daftar lengkap penghargaan individu menguatkan persaingan musim ini
PT I.League selaku operator kompetisi juga telah merilis daftar penerima penghargaan individu. Borneo FC Samarinda menjadi klub yang paling banyak menempatkan wakilnya di jajaran pemenang, meski harus finis sebagai runner-up.
Mariano Peralta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik setelah tampil menonjol bersama Borneo FC. Rekam jejaknya sangat kuat karena ia mencatat 20 gol dan 14 assist dari 34 penampilan.
Nadeo Arga Winata ikut membawa nama Borneo FC lewat gelar Penjaga Gawang Terbaik. Kiper tersebut menutup musim dengan 12 clean sheets dan 130 penyelamatan.
Persib, Borneo FC, dan nama-nama lain yang menyita perhatian
Gelar Pelatih Terbaik jatuh kepada Bojan Hodak, sosok yang membawa Persib mempertahankan dominasinya. Di kategori Pemain Muda Terbaik, penghargaan diberikan kepada Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta.
Sementara itu, gelar pencetak gol terbanyak menjadi milik David da Silva dari Malut United FC. Bomber itu mengakhiri musim sebagai top skor dengan 23 gol.
Muhammad Iqbal dari PSIM Yogyakarta juga masuk sorotan lewat gol terbaik musim ini. Penghargaan Tim Fair Play diberikan kepada Borneo FC Samarinda karena catatan disiplin mereka yang positif sepanjang kompetisi.
Daftar pemenang penghargaan Super League 2025/2026
| Kategori | Pemenang | Klub |
|---|---|---|
| Juara | Persib Bandung | Bandung |
| Pemain Terbaik | Mariano Peralta | Borneo FC |
| Pencetak Gol Terbanyak | David da Silva (23 gol) | Malut United FC |
| Pelatih Terbaik | Bojan Hodak | Persib Bandung |
| Pemain Muda Terbaik | Dony Tri Pamungkas | Persija Jakarta |
| Penjaga Gawang Terbaik | Nadeo Arga Winata | Borneo FC |
| Gol Terbaik | Muhammad Iqbal | PSIM Yogyakarta |
| Tim Fair Play | Borneo FC Samarinda | Samarinda |
Dominasi Persib di klasemen dan kuatnya representasi Borneo FC di daftar penghargaan membuat penutup musim terasa seimbang di dua kutub. Hasil akhirnya menunjukkan kompetisi berjalan ketat, sementara gelar tim dan penghargaan individu tersebar merata di sejumlah klub besar musim ini.
Source: mediaindonesia.com




