Persib Di Ujung Gelar, Laga Pamungkas Menentukan Takdir Juara di Bandung

Persib Bandung kini berada di ambang gelar juara Super League 2025/2026 setelah menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada pekan ke-33. Kemenangan itu membuat tim asuhan Bojan Hodak mengoleksi 78 poin dan membawa mereka ke laga pamungkas dengan posisi yang sangat menguntungkan.

Peluang Persib makin terbuka karena Borneo FC tertahan 0-0 saat menghadapi Persijap Jepara. Selisih dua poin membuat Persib hanya butuh hasil imbang pada pertandingan terakhir untuk memastikan trofi musim ini tetap berada di Bandung.

Drama di Parepare yang Mengubah Peta Persaingan

Persib sempat memimpin lebih dulu lewat gol Thom Haye pada menit ke-33. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum sebelum PSM menaikkan tempo permainan pada babak kedua.

Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah gol penyama pada menit ke-54 melalui Yuran Fernandez dari skema bola mati. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Julio Cesar muncul pada menit ke-90+7 dan menuntaskan kemenangan Persib lewat sundulan yang tak bisa dihentikan kiper PSM.

Gol penentu di menit akhir itu membuat pemain dan ofisial Persib merayakan kemenangan dengan emosional di sisi lapangan. Hasil ini bukan hanya penting untuk tiga poin, tetapi juga menjadi dorongan besar jelang penentuan gelar di pekan terakhir.

Satu Poin yang Bisa Mengunci Gelar

Persib akan tampil lagi pada pekan ke-34 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5). Dalam skenario paling sederhana, satu poin saja sudah cukup untuk memastikan gelar juara tanpa perlu melihat hasil tim lain.

Jika Persib bermain imbang dan Borneo FC menang atas Malut United di Stadion Segiri, kedua tim akan sama-sama mengoleksi 79 poin. Namun, Persib tetap berhak finis di posisi teratas karena unggul catatan head-to-head atas Pesut Etam.

Situasi itu membuat laga terakhir sepenuhnya berada di tangan Persib. Tim tuan rumah tinggal menjaga fokus agar tidak kehilangan poin di kandang sendiri.

Dukungan Bandung dan Beban Laga Pamungkas

Dukungan Bobotoh diperkirakan menjadi salah satu kekuatan terbesar Persib saat menghadapi Persijap. Atmosfer Bandung diyakini bisa memberi dorongan tambahan bagi Marc Klok dan rekan-rekannya untuk menuntaskan musim dengan aman.

Di sisi lain, laga pamungkas juga membawa tekanan mental yang tidak kecil. Persib tetap perlu menjaga disiplin agar tidak memberi celah dalam pertandingan yang menentukan arah persaingan di papan atas.

Kemenangan atas PSM sudah menempatkan Persib sangat dekat dari trofi, sementara duel kontra Persijap akan menjadi penentu akhir nasib mereka. Dengan keunggulan poin dan head-to-head atas Borneo FC, Persib hanya perlu menjaga konsistensi untuk memastikan gelar juara resmi diraih di kandang sendiri.

Source: mediaindonesia.com
Terkait