Persib Bandung kembali memunculkan tanda tanya besar di awal persiapan menuju Super League 2026/2027. Di saat klub disebut sudah menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala, rumor tentang kemungkinan datangnya pelatih asal Brasil, Osmar Loss Vieira, justru ikut menguat.
Situasi itu membuat kursi pelatih Persib menjadi pembahasan sebelum kompetisi dimulai. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Persib yang memastikan status Igor Tolic maupun menegaskan kabar negosiasi dengan Osmar.
Rumor yang Muncul dari Luar Indonesia
Kabar ketertarikan Persib terhadap Osmar pertama kali mencuat melalui media Iran, Estedade Football. Dalam laporannya, klub juara Liga Indonesia musim lalu itu disebut sedang menjajaki pembicaraan dengan pelatih berpengalaman tersebut.
Akun Instagram @estedadefootball juga menulis bahwa Osmar Viera berada di ambang bergabung dengan Liga Indonesia. Unggahan itu menyebut proses komunikasi antara kedua pihak masih berlangsung.
Rekam Jejak Osmar di Asia
Nama Osmar Loss Vieira sudah lama berkecimpung di sepak bola Asia. Ia pernah menjadi asisten pelatih Persepolis sejak Juli 2022 hingga Januari 2024 sebelum kemudian naik menjadi pelatih kepala.
Saat menangani Persepolis, Osmar membawa klub tersebut menjuarai Liga Iran musim 2023/2024. Setelah itu, ia pindah ke Buriram United pada Juni 2024 dan langsung memberi dampak besar.
| Klub | Periode | Pencapaian |
|---|---|---|
| Persepolis | Juli 2022 – Januari 2024 | Menjadi asisten pelatih, lalu membawa tim juara Liga Iran 2023/2024 sebagai pelatih kepala |
| Buriram United | Mulai Juni 2024 | Meraih 4 gelar pada musim 2024/2025 |
Bersama Buriram United, Osmar sukses mempersembahkan empat trofi pada musim 2024/2025. Gelar itu terdiri dari Liga Thailand, Piala FA Thailand, Piala Liga Thailand, dan ASEAN Club Championship.
Posisi Persib Masih Menunggu Kepastian
Rumor perekrutan Osmar menjadi menarik karena Persib sebelumnya sudah menunjuk Igor Tolic sebagai pengganti Bojan Hodak. Bojan sendiri dikenal sukses mempersembahkan tiga gelar Super League secara beruntun untuk Maung Bandung.
Sampai laporan ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Persib mengenai kemungkinan perubahan rencana di kursi pelatih. Kondisi itu membuat publik masih menunggu apakah negosiasi dengan Osmar akan berlanjut atau hanya berhenti sebagai spekulasi bursa pelatih.
Osmar terakhir menangani Persepolis pada Oktober 2025 hingga kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026. Dengan status tanpa klub, namanya kini dikaitkan dengan peluang baru di Asia Tenggara, termasuk Persib yang disebut masih memantau opsi terbaik sebelum Super League 2026/2027 bergulir.
Source: www.suara.com






