Pentax kembali menarik perhatian pasar kamera setelah eksekutif Ricoh/Pentax mengonfirmasi bahwa sebuah DSLR baru sedang dikembangkan. Di saat hampir semua produsen besar berfokus pada mirrorless, langkah ini menegaskan bahwa Pentax belum bersiap meninggalkan format yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan media fotografi berbahasa Spanyol, Photolari. Salah satu kutipan yang paling menonjol dari pihak perusahaan adalah, “We will never give up if there are customers,” yang menunjukkan bahwa Pentax masih melihat adanya pengguna aktif dan nilai bisnis untuk mempertahankan DSLR.
DSLR Pentax Masih Bertahan di Tengah Arus Mirrorless
Kondisi pasar kamera saat ini memang jauh berubah, tetapi Pentax masih memegang posisi unik. Merek ini menjadi satu-satunya pemain besar yang tetap aktif mempertahankan DSLR sebagai lini utama, ketika Canon dan Nikon sudah lama menghentikan era DSLR baru mereka.
Di jajaran produk yang masih tersedia, Pentax tercatat hanya memiliki dua model aktif yang dijual resmi. Model tersebut adalah K-1 II di kelas full-frame dan KF di kelas APS-C.
K-1 II sendiri sudah berusia sekitar delapan tahun, sedangkan KF dinilai bukan model sepenuhnya baru. Kamera itu lebih dekat pada penyegaran dari K-70 yang pertama kali muncul pada 2016.
Apa yang Sudah Diungkap Ricoh/Pentax
Hingga kini, detail teknis kamera baru itu belum dibuka ke publik. Ricoh/Pentax baru menyampaikan bahwa proyek tersebut sedang berjalan dan diarahkan untuk menghadirkan “meaningful upgrades” atau peningkatan yang benar-benar terasa bagi pengguna.
Isyarat paling menarik datang dari dugaan bahwa model anyar itu masih akan memakai sensor full-frame. Jika dugaan itu tepat, banyak pengamat menilai kamera tersebut berpotensi menjadi penerus K-1 II dan bisa saja hadir sebagai K-1 III.
Berikut poin penting yang sudah diketahui sejauh ini:
- Pentax menegaskan DSLR belum akan dihentikan.
- Sebuah DSLR baru sedang dalam tahap pengembangan.
- Model baru itu diduga kuat berada di kelas full-frame.
- Penerus K-1 II menjadi kandidat paling masuk akal.
- Pentax ingin menghadirkan pembaruan yang nyata, bukan sekadar ganti nama.
Mengapa Langkah Ini Masih Relevan
Bagi komunitas Pentax, kabar ini bukan sekadar rumor produk baru. Keberlanjutan DSLR berarti masih ada ruang bagi kamera dengan jendela bidik optik di tengah dominasi layar elektronik dan viewfinder digital pada mirrorless.
Sejumlah fotografer masih menyukai rasa penggunaan DSLR yang terasa langsung dan natural. Jendela bidik optik memberi pengalaman melihat subjek tanpa latensi, sehingga banyak pengguna merasa koneksinya dengan momen pemotretan tetap kuat.
Selain itu, Pentax juga punya reputasi kuat dalam daya tahan bodi kamera. K-1 II kerap dipuji sebagai kamera yang tangguh untuk dipakai di kondisi lapangan yang berat, dan faktor inilah yang membuat sebagian pengguna tetap bertahan di ekosistem Pentax.
Tantangan yang Tidak Ringan
Meski kabarnya positif, pengembangan DSLR baru bukan perkara mudah. Basis pengguna Pentax tergolong kecil dibandingkan raksasa mirrorless, sehingga ruang investasi produk baru kemungkinan tidak sebesar kompetitor lain.
Itulah sebabnya pasar akan menunggu apakah model baru ini benar-benar membawa lompatan teknologi. Jika hanya mengikuti pola pembaruan minimal seperti KF, janji tentang peningkatan yang bermakna bisa dipertanyakan oleh calon pembeli yang menanti sesuatu yang lebih besar.
Di sisi lain, Pentax justru punya modal diferensiasi yang jelas. Saat pasar kamera makin seragam di jalur mirrorless, keberanian mempertahankan DSLR memberi alternatif yang masih dicari oleh fotografer yang menyukai karakter pemotretan klasik, ketahanan bodi kuat, dan pengalaman optik yang khas.
