Pemkot Bandung Desak Perbaikan Jalan Pasteur, Keselamatan Warga Tak Boleh Menunggu

Author: Cung Media

Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat setelah kecelakaan lalu lintas di Jalan Dr Djunjunan atau Pasteur menelan korban jiwa. Pemkot menilai keselamatan pengguna jalan tidak bisa ditunda hanya karena ruas tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan jalan berlubang di kawasan itu harus segera diperbaiki. Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak seharusnya saling menunggu ketika ada risiko besar bagi warga.

Koordinasi lintas pemerintah dipercepat

Pemkot Bandung akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk menangani kondisi jalan di Pasteur. Farhan menekankan bahwa korban dalam peristiwa itu adalah warga Kota Bandung, sehingga penanganan harus mengutamakan keselamatan, bukan perdebatan kewenangan.

Menurut dia, situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Jalan yang berlubang harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban berikutnya.

Analisis awal kecelakaan menunjukkan rangkaian situasi berlapis

Berdasarkan analisis awal dari kepolisian, kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor berusaha mendahului kendaraan lain. Di saat yang sama, ada pejalan kaki yang menyeberang sehingga pengendara mencoba menghindar.

Saat menghindar, kendaraan masuk ke sisi jalan yang berlubang. Pengendara kemudian kehilangan kendali dan terjatuh, lalu sebuah bus yang datang dari arah yang sama membuat kecelakaan itu berujung fatal.

Infrastruktur jalan kembali jadi perhatian

Farhan mengakui penyebab kecelakaan dipengaruhi beberapa faktor. Meski begitu, kondisi infrastruktur jalan tetap menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan banyak orang.

Pemkot Bandung menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan Pemprov Jawa Barat agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Harapannya, ruas jalan yang berlubang itu segera diperbaiki sebelum kembali memakan korban.

Source: www.antaranews.com
Terbaru