Toyota memilih jalan yang tak biasa untuk meredam kegelisahan Hilux lama di kecepatan tinggi. Bukan suspensi yang diubah, melainkan pelat bawah aluminium dengan sirip aerodinamika yang dirancang untuk membantu mobil tetap stabil saat dihantam angin silang.
Komponen itu hadir lewat Toyota Upgrade Factory, divisi retrofit dan kustomisasi internal yang memang menangani penyempurnaan model lama. Fokusnya adalah Hilux generasi sebelumnya, meski penerusnya sudah lebih dulu beredar di pasar.
Solusi aerodinamika, bukan sekadar pelindung bawah bodi
Nama perangkat ini adalah Shibetsu Fin Undercover. Secara bentuk, ia memang seperti skid plate, tetapi Toyota menambahkan sirip kecil di atas pelat aluminium tersebut agar aliran udara di bawah bodi lebih rapi.
Fungsinya tetap memberi perlindungan bawah bodi, namun Toyota menempatkannya sebagai solusi untuk meningkatkan stabilitas berkendara. Efek yang dibidik terasa saat mobil melaju lurus, menikung, dan ketika ada gangguan eksternal seperti crosswinds.
Pengembangan komponen ini berangkat dari pengujian di Shibetsu Proving Ground, Hokkaido. Dari sana, para insinyur menemukan bahwa ground clearance yang tinggi memicu getaran kecil di bawah bodi dan membuat distribusi tekanan udara tidak seimbang di sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan.
Toyota menjelaskan bahwa Shibetsu Fin Undercover “smooths out turbulent airflow around the vehicle, reducing the pressure difference between the left and right rear of the vehicle, and improving driving stability when cornering, driving straight, and during external disturbances like crosswinds”.
Getaran turun, fungsi praktis tetap dipertahankan
Menurut Toyota, sirip kecil pada pelat aluminium itu mampu memangkas getaran di bawah 1Hz hingga tinggal sepersepuluh dari level awal. Meski begitu, penggantian oli tetap mudah dilakukan dan sudut pendekatan Hilux diklaim tidak terganggu.
Artinya, Toyota tidak mengorbankan fungsi dasar sebuah pikap demi mengejar aliran udara yang lebih bersih. Komponen ini tetap menjaga aspek praktis yang dibutuhkan saat kendaraan dipakai di jalan biasa maupun kondisi yang menuntut kemampuan off-road dasar.
Produksi yang tidak sederhana
Pembuatan pelat ini ternyata tidak mudah. Toyota menyebut proses menekan sirip aerodinamika setinggi 5 mm dari lembar aluminium setebal 3 mm sempat ditolak oleh beberapa perusahaan industri.
Untuk mewujudkannya, Toyota bekerja sama dengan pengrajin metal khusus di kawasan Tsubame-Sanjo, Prefektur Niigata. Mereka memadukan proses press molding multi-tahap berpresisi tinggi dengan penyesuaian manual pada mesin bending tradisional.
Untuk Hilux lama, dan juga Land Cruiser 250
Shibetsu Fin Undercover tersedia untuk Hilux yang dibuat antara Agustus 2017 dan Agustus 2022, serta unit produksi Juli 2023 sampai Oktober 2024. Harga yang dipasang adalah ¥75,900 atau $470, sudah termasuk pajak dan pemasangan di diler resmi.
Pendekatan serupa juga dipakai Toyota pada Land Cruiser 250 Series. Aksesori underbody itu kompatibel untuk model mulai Maret 2024, dengan harga ¥31,680 atau $200 termasuk instalasi.
Langkah ini menunjukkan Toyota masih melihat nilai pengembangan pada model yang lebih dulu lahir, bahkan setelah generasi baru hadir. Dalam kasus Hilux, fokusnya bukan menambah tenaga atau mengubah kaki-kaki, melainkan membenahi aliran udara di bawah bodi agar truk terasa lebih tenang saat menghadapi angin silang.
Source: www.carscoops.com






